Seketika ku perhatikan sekilas dirimu saudariku, tidak lagi seperti yg dulu.
Ada banyak perubahan dalam kehidupan mu, saya yakin lebih banyak perubahan yang tidak saya ketahui tentang dirimu saat ini saudaraiku.

Mengingat…., kemudian kelana fikiranku mencoba meloncat kembali ke masa lalu… hmm..
Memang jauh berbeda, alhamdulilllah..

Taukah dirimu saudari ku, padahal aku dan juga kami merindukan perubahan itu dari dulu,
Ketika senda gurau itu menghiasi hari putih abu-abu ku dan juga kami dulu di perpustakaan sekolah..
Tapi tenang saudariku, tidak ada penyesalan pada waktu yang terlambat datang.

Telinga kita sekarang terbiasa dengan istilah,
“biarkanlah indah pada waktunya”, sebuah kalimat yang ingin ku hadiai hanya untuk mu saudariku.
Ternyata jalan dakwah itu juga yang menjadi pilihan mu, dan biarkan hidayah itu datang dengan sendirinya
dihati hati yang mulia, dan… “biarkanlah indah pada waktunya”

teruntuk untuk mujahidah dakwah YASBI Ka’ Tet (Butet Siregar)
semoga dimudahkan dalam setiap aktivitasnya ^_^ dan selalu menginspirasi sekitarnya. amiin

SHARE
Previous articleJatuh Hati Aku
Next articlePenilai (MAPPI)
Civil Engineering Worker - Perajut huruf, perangkai kata,.. kata-kata cinta & cita..!