Sebagai makluk, fitrah sebagai seorang manusia adalah sebuah keniscayaan. Salah satunya adanya rasa untuk memiliki diri sendiri atau memiliki kepribadian sendiri tanpa dibawah pengaruh orang lain atau “ego”. Dan hati nurani manusia itu selalu condong terhadap yang baik-baik atau indah. Namun yang jadi pertanyaannya: apakah manusia sanggup mencapai kepribadian yang paripurna/ baik?

Tarbiyah dzatiya memiliki peran yang sangat penting dan dibutuhkan sekali dalam membentuk kepribadian yang baik tersebut. Segala sesuatu yang dilakukan oleh seseorang , hanya diketahui oleh dirinya dan Allah SWT. Apakah itu amal perbuatan yang baik, ataukah sebuah kemaksiatan kecil, dosa dan lain sebagainya.

Gigi yang sakit hanya dapat dirasakan oleh orang yang mempunyai gigi tersebut (tidak mungkin orang lain, hehe… 🙂 ), mustahil jika orang lain dapat merasakan rasa nyeri yang sama. Dan orang yang merasakan sakit gigi tentu dia akan mencari obat gigi. Begitu pula lah orang yang merasakan dirinya dalam kekurangan maka ia akan berusaha menghilangkan kekurangan atau menjadikan kekurangan tersebut menjadi sebuah kelebihan bagi dirinya. Disinilah kita dapat mendefenisikan tarbiyah dzatiyah (pembinaan diri/ pribadi) itu adalah sesuatu hal yang penting.

Dan manusia sebagai da’i dimuka bumi ini tentu saja akan memperbaiki kondisi yang ada menjadi lebih baik, memberikan nasehat atau taujih. Untuk bisa melakukan itu semua tentulah harus terlebih dahulu menjadi seorang panutan yang patut ditiru. Dengan memperbaiki diri sendiri (tarbiyah dzatiyah), sebuah kepribadian yang yang layak ditiru akan muncul. Karena sebuah kepribadian tidak akan bisa timbul dengan beberapa kali ceramah saja. 🙂

Di alam tentulah berlaku hukum alam. Sebuah benda pasti terdiri dari seperangkat bagian-bagian kecil. Contohnya: meja terdiri dari beberapa bagian, yaitu kaki meja dan alas utuk meletakkan benda, dan kaki meja terdiri dari serat-serat kayu, dan serat-serat kayu terdari dari beberapa bagian lagi. Begitu seterusnya. Dalam memperbaiki sebuah bangsa yang moralnya hampir “rusak total” ini akan dapat diperbaiki kembali jika dimulai dari setiap individu yang hidup di negeri ini. Sebab jika setiap individu baik, maka baik pulalah keluarganya. Dengan sendirinya pula negeri ini akan membaik. Semoga.. Amiiin..

SHARE
Previous articleDa’i Yang Kuat
Next articleBung..!!
Civil Engineering Worker - Perajut huruf, perangkai kata,.. kata-kata cinta & cita..!