AKBP. Cepi Noval, S.Ik, Fasilitasi Pertemuan Warga Inderapura dan PT. Incasi Raya Group

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Cepi Noval, S.Ik memfasilitasi pertemuan sejumblah perwakilan masyarakat, ninik mamak, mahasiswa dan tokoh masyarakat Inderapura, dengan PT. Incasi Raya Group, terkait 17 item tuntutan. Rabu (12/8) di aula pertemuan Mapolres Pessel.

Mediasi pagi itu, juga dihadiri kuasa hukum dari masyarakat Efson, Cs, serta pihak dari PT. Incasi Raya Group. Juga bupati Pesisir Selatan, diwakili Asisten I Setdakab Pessel Muskamal, Kesbangpol, Kasat Pol PP, BPN, Kehutanan dan juga dari Kejari Pessel, serta Kodim 0311 Pessel.

Dihadapan Kapolres Pessel AKBP. Cepi Noval, S.Ik, serta perwakilan PT. Incasi Raya Group, dan Asisten I Setdakab Pessel Muskamal, beberapa orang perwakilan warga, ninik mamak dan mahasiswa serta kuasa hukum Efson, Cs meyampaikan 17 item tuntutan nya.

Erwin salah seorang perwakilan masyarakat Inderapura mengapresiasi pada Kapolres Pessel telah bersedia memfasilitasi pertemuan ini.

Dikatakan Erwin, dalam 17 item disampaikan dihadapan pihak PT. Incasi Raya Group sudah terjadi sejak lama, namun hingga kini belum bisa direalisasikan pihak incasi raya, seperti HGU PT. Incasi Raya Group, BPJS bagi pekerja, kesejahteraan pegawai, penetapan harga TBS sepihak, dugaan pencemaran sungai akibat limbah perusahaan, dan beberapa item tuntutan lainya.

” Kita, harapkan pihak PT. Incasi Raya Group bisa membuktikan secara tertulis, dan bisa terbuka serta transparan, tidak ada yang ditutupi ” tegas Nya.

Bahkan jika pada mediasi ini tidak ada titik temu, Erwin bersama Efson Cs akan siap membawa hal ini ke proses selanjutnya, bahkan siap menggelar aksi damai di kantor DPRD Pessel. Dan ke Jakarta.

” Kita hari ini dari Polres Pessel melakukan mediasi pertemuan antara warga Inderapura dengan pihak PT. Incasi Raya Group, ” tegas Cepi Noval.

Dikatakan Cepi Noval, mediasi di fasilitasi Polres Pessel untuk mencarikan solusi, jawaban dan penyelesaian masalah terjadi antara keduanya. Karena, pada aksi damai dilakukan warga Inderapura belum mendapatkan jawaban dari pihak perusahaan.

Dikatakan Erwin, dalam 17 item disampaikan dihadapan pihak PT. Incasi Raya Group sudah terjadi sejak lama, namun hingga kini belum bisa direalisasikan pihak incasi raya, seperti HGU PT. Incasi Raya Group, BPJS bagi pekerja, penetapan harga TBS sepihak, dugaan pencemaran sungai akibat limbah perusahaan, dan beberapa item tuntutan lainya.

” Kita, harapkan pihak PT. Incasi Raya Group bisa membuktikan secara tertulis, dan bisa terbuka serta transparan, tidak ada yang ditutupi ” tegas Nya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Pessel Aljufri, juga berasal dari Dapil 5 ini, bersama beberapa orang anggota DPRD Pessel dapil 5 akan siap mendorong permasalahan terjadi antara masyarakat Inderapura, mahasiswa asal Indrapura, Ninik Mamak, tokoh masyarakat untuk secepatnya menjadwalkan hearing bersama dinas terkait.

” Kita, mintak antara kedua pihak saling terbuka, tidak ada yang ditutupi, setiap regulasi harus diikuti dengan benar, ” harap Aljufri.

Selain itu keberadaan PT. Incasi Raya Group di Kabupaten Pesisir Selatan, khususnya di Inderapura harus benar – benar bisa dirasakan manfaatnya untuk semua masyarakat, bahkan juga untuk peningkatan PAD Kabupaten Pessel. Perusahaan harus mampu memberikan rasa nyaman ditengah masyarakat.

Jika laporan tersebut sudah masuk ke pihak penegak hukum, Aljufri mengajak untuk bersama – sama mengikuti proses sedang berjalan. Semua terkait dengan masalah ini harus terbuka, dan jangan ada ditutupi sehingga cepat selesai.

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, melalui Asisten I Setdakab Pessel Muskamal menambah kan, jika Eksekutif dan Legislatif akan berjuang bersama, mencari jalan keluar, solusi yang seadil – adilnya antara masyarakat Inderapura dan pihak PT. Incasi Raya Group.

Sekali lagi Muskamal menegaskan, adanya perusahaan membantu pemerintah. Pemkab Pessel tidak memihak siapa – siapa saja, baik itu masyarakat dan perusahaan.

” Kita berharap kedua pihak bisa mempersiapkan apa menjadi tuntutan secara tertulis, termasuk pada pihak perusahaan,” ujar Muskamal.

Mudah – mudahan hearing bersama DPRD Pessel dan Pemkab Pessel, nantinnya ada solusi dan jalan keluar dari masalah terjadi saat ini.

Setelah hampir dua jam lebih, kedua pihak meyampaikan tuntutan dan sangahan namun tidak ada kata sepakat. (*)

Akibat Angin Kencang, 2 Unit Mobil Dalam bengkel Dan Kabel Listrik Ditimpa Pohon

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Hujan disertai angin kencang yang melanda Kota Payakumbuh pada Rabu 12/08 sore menyebabkan pohon tumbang.

Kejadian ini  mengakibatkan tertutupnya jalan menuju Balai Panjang dari arah Limbukan, kejadian tersebut juga mengakibatkan terputusnya jaringan listrik di kawasan tersebut.

Pohon yang ditumbangkan angin tersebut juga menimpa bengkel mobil Dapit sehingga dua unit mobil dalam bengkel ikut tertimpa.

Pada peristiwa tersebut juga menimpa sebuah Bengkel Mobil Da pit dan menimpa dua unit mobil yang sedang diperbaiki dibengkel tersebut.

Pantauan Awak Media Beritasumbar di lapangan Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut, BNPB dan anggota TNI serta dibantu masyarakat sedang melakukan pembersihan di lokasi.(jhonalexi)

Wako Riza : Petani Jagung Bisa Kaya Dengan Manfaatkan Lahan Kosong

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Kesempatan besar menanti petani jagung di Payakumbuh yang tak perlu pusing-pusing memikirkan kemana memasarkan produk pertanian mereka itu. Hal ini dimulai dari Kelompok Tani Padang Beringin Talao, Kelurahan Koto Panjang Dalam, Kenagarian Koto Panjang Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina).

Pada hari Selasa (11/8), disaksikan langsung oleh Wali Kota Riza Falepi penandatanganan nota kesepakatan (MoU) kemitraan kelompok tani dengan pengusaha ternak unggas di Nagari setempat.

Ini merupakan tindak lanjut atas inisiasi yang dilaksanakan Wali Kota Riza Falepi dan Ketua KAN Koto Panjang Dt. Majo Lobiah Nan Putiah saat usai peresmian kampung tangguh Covid-19 di Koto Panjang beberapa waktu lalu.

Wako Riza Falepi mengapresiasi Ketua KAN Koto Panjang Dt. Majo Lobiah Nan Putiah yang sekaligus pelaku peternak unggas yang telah menyetujui kontrak kerjasama dengan kelompok tani, dimana harga jual jagung yang dibeli sudah jelas tertera sesuai dengan kontraknya, sehingga ada kepastian bagi petani.

Riza berharap jangan sampai ada lahan pertanian yang kosong dan tidak termanfaatkan di Payakumbuh. Riza memaparkan persoalan jagung ini banyak, ada disaat pasca panen apabila kalau jagung yang dijual harus memenuhi syarat kekeringan tertentu.

“Kadang saat kita menjemur jagung, tidak merata keringnya, sedangkan permintaan pasar harus diperhatikan betul kualitasnya. Untuk membantu kelompok tani, saya sudah perintahkan kadis pertanian untuk membeli alat pengering berkapasitas 3 ton, letaknya di terminal agro. Insyaallah di anggaran tahun depan ditingkatkan kapasitasnya menjadi 10 ton,” kata Riza.

Wali kota dua periode itu juga mendorong petani agar mengasuransikan tanaman mereka. Untuk merealisasikannya mereka dapat berkoordinasi dengan dinas pertanian melalui penyuluh pertanian. Bahkan untuk asuransi ini sudah dianggarkan di APBD Kota Payakumbuh.

Kepala Dinas Pertanian Depi Sastra mengatakan pengusaha ternak unggas petelur dapat bermitra dengan petani jagung, artinya sudah ada pasarnya. Hari ini, karena kebutuhan pakan yang cukup tinggi, peternak bahkan sampai mengimpor, untuk memenuhi kebutuhan itu kelompok tani didorong memanfaatkan lahan mereka untuk menanam jagung disamping menanam komoditas lain seperti cabe dan bawang.

“Biasanya petani enggan menanam jagung karena harga yang tak menentu dan pasar yang tak jelas. Untuk Payakumbuh lebih cocok menanam bibit jagung jenis Pioner 32, dengan masa tanam hingga panen selama 4 bulan karena peternak memang menyukai kualitas jagung Pioner 32 ini,” ungkap Depi Sastra.

Bibit bantuan dinas telah disediakan di anggaran perubahan, sementara adapun MoU antara pengusaha unggas dan kelompok tani ini, mereka membantu meminjamkan dana pembelian bibit kedepannya. Nanti saat panen pinjaman dibayar, istilah pertaniannya namanya yarnen atau dibayar panen.

Ketua KAN Koto Panjang Dt. Majo Lobiah Nan Putiah menyebut kebutuhan jagung peternakannya 10 Ton perhari, sementara kebutuhan Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota 400 Ton. Petani Payakumbuh belum bisa memenuhi permintaan ini, sehingga peternak harus membeli jagung ke Pasaman dan Lampung, bahkan ada mengimpor dari Malaysia.

“Sebagusnya bila ada lahan-lahan kosong dipotensikan menanam jagung. Berkebetulan dengan adanya program ketahanan pangan Covid-19. Ide ini bersama wali kota kita gagas, mudah-mudahan perekonomian bisa meningkat dengan menggalakkan menanam jagung ini, pasarnya kan juga sudah jelas, imbasnya, bila ekonomi menjadi meningkat maka mutu pendidikan juga akan bagus,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Latina David Bachri mengatakan dengan diajaknya petani bergabung dan bermitra dengan peternak unggas ini, semoga dapat dicontoh oleh kelurahan lain di Latina. Dimana pencanangan di Koto Panjang ini menjadi langkah awalnya.

“Dengan tujuan akhirnya tak ada lagi lahan kosong di Latina. Kelompok tani menjadi produktif, tak terlunta-lunta menjual produknya karena memang dibutuhkan oleh peternak kita, ini akan menjadi bisnis menggiurkan bagi petani jagung, tak akan sulit, apalagi pemko juga memberikan asistensi,” pungkas Camat.

Field Day menanam jagung itu turut dihadiri Kadis Ketapang Edvidel Arda, Dandim 0306/50 Kota diwakili Danramil 01/Pyk Mayor T. Barus, Kapolres diwakili Kanit Binmas AKP Taufik, penyuluh pertanian, kelompok tani nelayan andalan (KTNA), peternak unggas, dan tokoh masyarakat nagari setempat. (Humas)

Bupati Irfendi Arbi Terima Penghargaan BPS

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Bupati Limapuluh Kota H. Irfendi Arbi kembali menuai prestasi nasional. Kali ini ia menerima penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat.

Piagam penghargaan dari Kepala BPS Dr. Suhariyanto itu diserahkan melalui Kepala Kantor BPS Kabupaten Limapuluh Kota Heri Sulistio di pendopo rumah dinas bupati, Selasa (11/8).

Penghargaan itu sukses diraih karena capaian Response Rate yang melebihi target dalam pelaksanaan Sensus Penduduk (SP) Online. Semua itu tidak terlepas dari dukungan dan suport BupatiIrfendi Arbi sehingga SP Online di Kabupaten Limapuluh Kota tercapai melebihi target pusat.

Dukungan pimpinan daerah ini antara lain dalam bentuk adanya surat untuk meminta seluruh OPD, camat wali nagari untuk menggerakan masyarakat mendukung pelaksanaan SP Online.

“Bupati Irfendi Arbi sukses mendapatkan penghargaan Kepala BPS Pusat
karena pelaksanaan SP Online di Kabupaten Limapuluh Kota benar-benar mendapatkan dukungan dari bupati beserta jajajaran pemerintah daerah dan masyarakat,” tutur Kepala BPS Heri Sulistio usai menyerahkan penghargaan bergengsi itu.

Dikatakan Heri, berkat dukungan kepala daerah, jajaran pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat, pelaksanaan sensus online di daerah ini terealisasi hingga 166,1% atau sebanyak 64.978 jiwa.

“Angka yang melebihi rencana ini tentunya juga tidak terlepas dari partisipasi masyarakat,” sebut Heri.

Bupati Irfendi Arbi yang dimintai tanggapannya mengaku senang dan berterimakasih kepada pihak BPS. Menurutnya, sensus yang dilakukan BPS harus disukseskan karena pendataan itu sangat berpengaruh terhadap perencanaan pembangunan masyarakat dan daerah.

“Kita mendukung pelaksanaan SP Online maupun sensus lainnya yang dilakukan BPS. Sebab, data akurat yang dihasilkan BPS nantinya akan sangat menentukan keberhasilan kita membuat perencanaan yang tepat dalam membangun daerah,” tutur Irfendi.

Terpisah sejumlah elemen masyarakat mengapresiasi bupati dan jajaran Pemkab Limapuluh Kota atas raihan piagam penghargaan BPS tersebut. Mereka berharap Limapuluh Kota ke depan terus memposisikan diri sejajar dengan daerah lainya.

Wali Nagari Tanjung Bungo Yefriandi Dt. Mangkuto Rajo menyebut,iIni jelas tidak terlepas dari dukungan bupati dan Pemkab dalam memberikan keaadaran pada masyarakat untuk mengikuti SP Online.

“Kendati tengah dalam persiapan Pilkada, tapi Bupati Irfendi Arbi tetap fokus pada tugas-tugas pemerintahan. Kita mengucapkan selamat pada bupati dan Pemkab Limapuluh Kota yang telah bekerjasama yang baik dengan BPS sehingga masyarakat antusias mengikuti SP Online,” tutur Yefriandi.

Senada pengurus KAN Nagari Tanjung Pauh Zulfikar S.Pd Dt. Tan Simarajo juga mengacungi jempol dan mengucapkan terimakasih kepada bupati yang telah membawa baik Kabupaten Limapuluh Kota pada prestasi SP Online yang melampaui target nasional.

“Hebat. Kita apresiasi bupati dan masyarakat. Sebab, kesadaran maayarakat melaksanakan sensus itu sangat berpengaruh oada perencanaan pembangunan,” simpul Zulfikar.(humas)

Sidak Absensi ASN Pemko Payakumbuh, Sekda Rida : Jangan Mangicuah

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Apel pagi pada Senin (10/8) kemaren di Balaikota sedikit berbeda. Biasanya memberikan amanat, namun kali ini Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda langsung meminta setiap OPD memeriksa kehadiran pegawainya masing-masing.

Sebagai Pembina Aparatur Sipil Negara (ASN), Sekda selalu menekankan agar pegawai pemerintah bekerja dengan disiplin dan taat aturan, membuktikan etos kerja yang tinggi.

“Berapa jumlah yang hadir dilaporkan harus sesuai dengan yang ikut apel pagi ini, jangan “mangicuah”, kita ini digaji dengan uang rakyat, jangan sampai mangkir dari kewajiban kita,” ungkap Sekda.

Sekda juga menyebutkan apabila gaji 13 keluar nantinya, harusnya sebagai ASN dapat menyambutnya dengan bentuk kinerja yang maksimal. ASN menerima haknya dengan bukti kerja mereka yang juga baik.

“Kita akan terus melakukan evaluasi terhadap pegawai di lingkungan Pemko Payakumbuh, ini adalah komitmen kita mewujudkan pemerintahan yang kompeten dan kredibel, apalagi dengan memanfaatkan teknologi absensi sudah memakai Finger Print,” ungkapnya.

Sementara itu, usai pembinaan dari Sekda dalam apel pagi tersebut, Kepala Dinas Kominfo Jhon Kenedi menginstruksikan kepada ASN dan THL di instansinya untuk menjadikan pesan Sekda itu sebagai perhatian, karena sangat penting sekali.

“Kedepannya, kita berharap, setiap laporan dalam apel pagi. Diskominfo, hadir lengkap, Insyaallah, kita bisa!” pesannya dalam Grup Whatsapp Dinas Kominfo. (Humas)

Ternak Sapi dan Kerbau Diasuransikan

Lima Puluh Kota,BeritaSumbar.com,-Usaha peternakan memiliki berbagai resiko kematian, diantaranya diakibatkan oleh Kecelakaan, bencana alam juga oleh penyakit.

Untuk memberikan perlindungan kepada usaha peternak jika terjadi kematian dan kehilangan, Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi menyerahkan Polis Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTSK) kepada kelompok ternak Kabupaten Lima Puluh Kota di Halaman Rumah Dinas Bupati Labuah Silang Payakumbuh, Selasa (11/8).

“Mari peternak bersama dengan Petugas Kesehatan Hewan sebagai pendamping di lapangan untuk terus memanfaatkan Asuransi Usaha Ternak Sapi / Kerbau (AUTS/K) agar tenang dalam beternak karena AUTS/K menjamin ganti  rugi  bila  ternak sapi yang dipelihara terjadi kematian karena penyakit, kecelakaan, mati karena beranak dan kehilangan akibat kecurian”

“Terlindunginya usaha peternakan sehingga peternak dapat melanjutkan usahanya”, Karena itu, agar peternak mempunyai daya saing usaha, dan untuk meningkatkan motivasi beternak, kata Irfendi Arbi.

Sementara Plt Kadis Peternak dan Kesehatan Hewan Ir.Indra Suryani mengatakan,resiko yang ditanggung Polis AUSTK harga sapi/kerbau yang asuransikan adalah 10 Juta. Jangka waktu asuransi adalah 1 tahun dan Premi Asuransi 2% dari harga sapi/kerbau yang diasuransikan. Bantuan pemerintah 80% (Rp. 160.000) dan swadaya petani 20% (Rp.40.000)/ekor/tahun.

Selama tahun 2020 ini terjadi Klem AUSTK 9 ekor sapi/kerbau. Kriteria AUTSK, sapi/kerbau yang melakukan usaha pembibitan dan/ atau pembiakan. Sapi/ kerbau betina minimal berumur Satu (1) tahun, masih produktif dan dalam kondisi sehat. Sapi / kerbau yang didaftarkan menjadi peserta AUSTK paling banyak 15 ( Lima belas) ekor per ternak skala kecil, ucap Indra Suryani.

Di Kecamatan Luak ada 11 ( sebelas) kelompok ternak dengan jumlah sapi/ kerbau 88 ekor. Kecamatan Lareh Sago Halaban Jumlah kelompok 5, Jumlah sapi/kerbau 43 ekor, Kecamatan Harau Jumlah Kelompok 4 kelompok Jumlah Sapi/kerbau 11 ekor, Kecamatan Pangkalan Koto Baru Jumlah kelompok 9 Jumlah sapi/kerbau 31 ekor, Kecamatan Guguak Jumlah kelompok 15 Jumlah sapi/ kerbau 30 ekor.(humas)

Jaringan Telkom Lumpuh

BeritaSumbar.com,-,-Jagat dunia maya heboh dengan tumbangnya jaringan telkom di Sumbagut pada Selasa 11/8 siang. Para netizen  yang masih bisa online dengan provider lain pada buat status ada apa dengan telkomsel dan telkom saat ini.

Jaringan Telkom untuk wilayah Sumbar,Riau, Kepri, Sumut Sampai ke Aceh tidak bisa di akses.

Ternyata Plaza telkom Sumbagut yang ada di Pekanbaru Riau terbakar siang ini. Sehingga seluruh jaringan Telkom baik internet maupun telepon seluler tidak bisa di akses sampai saat berita ini diterbitkan.

Sampai saat ini belum ada berita resmi dari pihka telkom tentang kejadian tersebut

Capai 60,85 Persen, Realisasi Pendapatan Sumbar Terbaik Kedua Nasional

Padang, BeritaSumbar.com,-Meskipun Indonesia berada dalam Pandemi Covid-19, dimana keadaan ini turut berdampak pada lesunya ekonomi nasional. Banyak pos-pos pendapatan dan belanja negara yang mengalami refocusing dalam upaya menanggulangi Corona Virus ini.

Demikian juga dengan keuangan daerah. Impact nasional, mau tak mau berimbas juga ke daerah. Sumber utama pendapatan daerah banyak tak tercapai. Begitu jua pos pengeluaran, situasi extraordinary cepat tanggap Covid-19 tidak seluruhnya bisa direspon segera sebagian provinsi.

“Alhamdulillah Sumatera Barat tetap on track. Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementrian Keuangan RI, tanggal 9 Agustus 2020, pukul 12.00 WIB, realisasi pendapatan APBD Sumatera Barat telah mencapai 60.85 persen, terbaik kedua nasional di bawah DKI Jakarta,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Padang, Senin (10/8).

Dalam rilis yang sama, Sumbar juga menjadi terbaik ketiga dalam realisasi belanja di bawah DKI Jakarta dan Kalimantan Selatan dengan persentase 51.88. Kedua realisasi ini diatas rata-rata nasional dan provinsi.

Irwan menjelaskan, sesuai amanat Presiden Jokowi, gubernur diminta mempercepat penyerapan APBD untuk memperbaiki kondisi ekonomi yang anjlok akibat Covid-19.
“Presiden berpesan penyerapan anggaran musti segera dilakukan. Momentumnya kuartal ketiga, Juli Agustus dan September. Kalau tak bisa mengejar di kuartal ketiga, jangan harap mampu dikuartal keempat,” tambah Irwan menirukan pesan presiden.

Atas prestasi ini, gubernur menyampaikan apresiasi pada semua pihak yang terlibat.
“Semuanya berperan atas keberhasilan ini. Kendati Kita ditengah pandemi, produktivitas tetap tak luntur. Selamat kepada seluruh tim yang telah bekerja keras mewujudkan kondisi ini,” ucapnya.

Terakhir, Irwan tak lupa berpesan, agar jajarannya tak cepat berpuas diri.
“Terus genjot pendapatan dan belanja daerah, sebab situasi perekonomian masih mengkhawatirkan. Di kuartal kedua, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi -4,3 persen. Agar segera positif, maka pertumbuhan ekonomi harus meningkat. Salah satunya cara dengan mempercepat belanja pemerintah,” pungkas Irwan. (humas)

Mahasiswa KKN IPB Melakukan Sosialisasi dan Aplikasi Biopestisida Bersama KWT Sun Flower

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Kuliah Kerja Nyata atau akrab di sebut KKN dikalangan mahasiswa selama masa penanganan pandemi covid-19 diarahkan ke kampung asal para mahasiswa. Seperti halnya mahasiswa asal Luak Limopuluah yang menimba ilmu di Institut Pertanian Bogor, mereka diberi tugas kuliah kerja nyata di Kota Payakumbuh.

Sekitar 10 orang mahasiswa asal Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota lakukan pendampingan para petani di kelurahan Bulakan Balai Kandi kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh selama 40 hari. KKN Mahasiswa IPB ini mengusung tema “Ketahanan Pangan dan Pencegahan Covid-19.”

KKN yang dilaksanakan secara semi daring oleh mahasiswa IPB selama 40 hari tersebut juga bekerjasama dengan Badan Penangulangan Bencana daerah (BPBD) Kota Payakumbuh. Hal ini dilakukan untuk menunjang pelaksanaan kuliah kerja nyata para mahasiswa tersebut dilapangan.

Minggu (9/8), para mahasiswa ini lakukan sosialisasi cara pembuatan dan pengaplikasian biopestisida kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Sun Flower Kelurahan Bulakan Balai Kandi kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh. Kegiatan sosialisasi cara pembuatan dan pengaplikasian biopestisida tersebut bertujuan agar Kelompok Wanita tani paham dan mengetahui cara pembuatan biopestisida dari bahan-bahan rumah tangga. Sosialisasi dilakukan di kebun KWT Sun Flower yang berlokasi di belakang Rumah gadang Rakewi.

Kegiatan Sosialisasi diikuti oleh 20 orang anggota KWT Sun Flower. Demonstrasi pembuatan biopestisida menggunakan bahan rumah tangga seperti Bawan merah, Bawang Putih, Sereh dan ranting pohon Kulit Manis. Biopestisida yang dibuat baru bisa digunakan setelah didiamkan Selama dua hari. Selama sosialisasi ibu-ibu KWT sangat aktif dan bersemangat dalam diskusi.

Manfaat dari penggunaan biopestisida pada tanaman yaitu tidak menimbulkan residu pada tanah, aman bagi manusia yang hewan, tidak menyebabkan risisten pada hama yang lain, produk pertanian menjadi lebih sehat, murah dan mudah pembuatannya.

Penggunaan biopestida juga ramah lingkungan sehingga tidak merusak tanah namun hama pada tanaman bisa teratasi. Dengan adanya sosialisasi cara pembuatan dan pengaplikasian biopestisida, masyarakat Bulakan Balai Kandi khususnya Ibu-Ibu KWT Sun Flower bisa mengurangi penggunaan pestisida kimia dan beralih menggunakan biopestisida.

Daftar Nama dosen pendamping dan mahasiswa
KKN-T INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Dosen Pembimbing Lapang

Dr. Dewi Sukma, SP, M.Si

Mahasiswa

Retno Khairani
Hasnah Niaty
Rahmi Hidayanti Syaiful
Oktobi Yuda
Andini Syafira Ariesa
Nadia Oktaviana
Diah Nawang Wulan
Mega Aprillia
Ilham Kurniawan
Nabilla Suhasfi Winarno

DPRD Sumbar Dukung Pemko Payakumbuh Kembangkan Destinasi Wisata Batang Agam

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,– Plt. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muslim mendampingi Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Supardi dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat Nofrial mengunjungi Kawasan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) V Batang Agam Payakumbuh, Jumat (7/8).

Kehadiran Kadis Pariwisata Sumbar kesana dikatakan Nofrial sebagai OPD teknis kepariwisataan untuk melihat secara langsung potensi parwisata di Kota Payakumbuh dan mengkaji lebih mendalam apasaja iven-iven yang sangat memungkinkan untuk dilaksanakan di Payakumbuh sebagai dayatarik pariwisata yang dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.

“Bisasaja nantinya ada iven digelar disini dengan pembiayaan anggaran dari Pemerintah Provinsi Sumbar,” ungkap Nofrial.

Hal ini bukan isapan jempol semata, karena dapat dilihat semakin hari daya tarik Batang Agam sebagai calon objek wisata baru di Payakumbuh itu semakin meningkat. Wisata tepi sungai itu seakan menjadi magnet tersendiri bagi warga kota batiah, bahkan warga luar kota untuk berkunjung ke sana.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumbar Supardi menyebut dengan segala kewenangannya, sangat memungkinkan anggaran dari provinsi untuk pembangunan kampung pariwisata yang berbasis kebudayaan minangkabau di Payakumbuh, apalagi di Payakumbuh pelaku seni dan UKM kuliner minang sangat luar biasa banyak.

“Kita nanti minta OPD terkait mencarikan bagaimana regulasinya agar kampung pariwisata ini terwujud di Payakumbuh,” ungkapnya.

Plt. Kadisparbudpora Andiko Jumarel menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Sumbar dan Ketua DPRD Sumbar ini, dikatakannya beberapa kegiatan di dinas terpaksa ditiadakan akibat wabah Covid-19. Dirinya berharap dengan adanya dukungan dari pemprov dan DPRD provinsi dapat menjadi angin segar bagi perkembangan pariwisata di Payakumbuh.

“Kita sangat apresiasi masukan, saran, dan dukungan dari pemerintah provinsi bersama DPRD ini, kita tentu berharap nanti kedepannya bagaimana pelaku seni dan UKM kuliner minang di kota kita dapat difasilitasi untuk mempromosikan produknya dalam bentuk kegiatan ekonomi kreatif atau E-kraf,” ujarnya.

Senada, Kadis PUPR Muslim mengungkapkan Pemko Payakumbuh sangat bersyukur dengan rencana pemerintah provinsi untuk ikut serta dalam penataan Kawasan Batang Agam yang sudah sejalan dengan program pemerintah Kota Payakumbuh.

“Rencana kita tentu membangun pusat-pusat kuliner, perkampungan budaya, olah raga, serta akan mengadakan iven-iven rutin, pagelaran seni budaya di sepanjang Batang Agam seperti pacu itiak, festival dayung dan sebagainya,” terang Muslim.

“Dalam hal ini pemprov akan ikut ambil bagian dalam perencanaan pembangunan fisiknya maupun mengadakan ivent yang dimaksud dengan menggunakan APBD provinsi,” pungkasnya. (Humas)