Irawan Gutama Mataram Rajo Pasisie ; semuanya mengalir seperti air

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Tidak ada muluk – muluk dalam menjalani hidup, seperti air mengalir saja, kata Irawan Gutama Mataram Rajo Pasisie dalam menjalani hidup ini, jodoh, maut dan rezeki sudah ada yang mengatur. Termasuk dalam perjuangan menuju Pessel Emas.

Dikatakan Irawan, seperti surat Ar – Rum ayat 40, Allah berfirman dalam Al – Quran اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ ثُمَّ رَزَقَكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ هَلْ مِنْ شُرَكَائِكُمْ مَنْ يَفْعَلُ مِنْ ذَلِكُمْ مِنْ شَيْءٍ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُ.

Allah-lah yang menciptakanmu, kemudian memberimu rezeki, kemudian mematikanmu, kemudian menghidupkanmu (kembali).”

“Adakah di antara yang kamu sekutukan dengan Allah itu yang dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu? Maha sucilah Dia dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan”. (QS. Ar-Rum ayat 40).

Walaupun mengalir seperti air, sebagai manusia kita tetap haruas berusaha, berdo’a dan beriktiar, perjalan memang panjang, lika – liku kehidupan memang tidak ada satupun manusia yang tau. Muda – mudahan dengan kebersamaan dan do’a kita bersama menjadi harapan bersama bisa terwujud.

Di dunia ini kita hidup harus bermanfaat dan semua yang berguna bagi makluk. Karena, apa telah di takdirkan untuk kita sebagai makluk yang berasal dari Allah. Tidak ada anak buah yang salah, yang salah itu adalah pemimpinya.

” Tanpa anak buah dan masyarakat, seorang pemimpin itu tidak akan ada apa – apanya,” ujar Irawan.

Dan sekali lagi, Irawan Gutama Mataram Rajo Pasisie kembali ke kampung halaman, hanya untuk Pessel Emas. ” Layar Terkembang Pantang Kembali Pulang,” tegas Irawan, usai melakukan ziarah ke makam datuk Bandaro Putiah, di Maura Sakai, Kecamatan Pancung Soal, Jum’at (3/7).