Mahasiswa Unri Gelar Kukerta Dengan Tema Bersama Lawan Pandemi Covid-19

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com – Sejak merebaknya penyebaran virus Covid-19 dan diterapkannya new normal di Indonesia, kebutuhan masyarakat akan masker, disinfektan, dan handsanitizer meningkat pesat. Oleh sebab itu, salah satu tim Kukerta relawan covid-19 UNRI, Hawa Aisyah, melakukan berbagai upaya demi membantu masyarakat, relawan, serta pemerintah Nagari Taram dalam menghadapi pandemi ini.

Bersama tim Gema Taram, Hawa Aisyah memulai kegiatan Kukerta Relawan UNRI dengan pendonasian masker dan handsanitizer kepada Pemerintah Taram untuk dibagikan kepada masyarakat Nagari Taram. Kegiatan ini dilakukan di Kantor Wali Nagari, dan ditutup dengan acara foto bersama Wali Nagari Taram, Defrianto Ifkar beberapa hari lalu.

“Terima kasih atas donasi masker dan handsanitizernya, semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat Nagari Taram”, demikian komentar Defrianto Ifkar kepada relawan Covid-19, tim Gema Taram dan Hawa.

Selanjutnya, Hawa Aisyah juga ikut serta dalam menjaga posko relawan covid Nagari Taram bersama tim Relawan Taram dan tim Gema Taram pada saat penerapan PSBB. Selain itu, salah satu peserta Kukerta Relawan UNRI yang penuh semangat ini juga turut campur dalam menjaga perbatasan desa pada saat sholat jum’at bersama Pemerintah Taram, berlokasi di Jorong Batang Tujuh.

Kegiatan terakhir yang dilakukan Hawa Aisyah demi menyelesaikan kukerta KKN Relawan UNRI adalah membuat disinfektan bersama Mahasiswa KKN Gabungan Nagari Taram, yang keseluruhan anggotanya merupakan mahasiswa gabungan dari 5 Universitas (UNP, UNAND, UIN Suska UIN IB, dan Politani Payakumbuh). Kegiatan pembuatan disinfektan dilakukan  di tepi Batang Sinamar Taram. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pemerintah Nagari Taram dalam penanganan covid-19 sejak diberlakukannya new normal di Nagari Taram. Disinfektan yang dibuat ini disemprotkan di posko pembelian karcis dan di parkiran tempat wisata Kapalo Banda yang merupakan ikon wisata alam Nagari Taram, tutur Hawa Aisyah kepada BeritaSumbar pada Rabu 1/7 siang.(*)

Dini Hari Rumah Warga Di Padang tongah Balai Nan Duo Dilahap Sijago Merah

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,- Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih, pada Selasa (30/6), pukul 04.15 Dini hari tadi telah terjadi peristiwa kebakaran yang menghanguskan 1 rumah warga di kelurahan Padang Tongah Balai Nan Duo Kecamatan Payakumbuh Barat.

Nel Nasmi (63) bersama keluarganya yang berjumlah 7 orang harus menghadapi musibah yang menghanguskan seluruh isi rumahnya, hanya dua motor yang bisa diselamatkan dari dalam rumah saat kejadian. Karena rumah yang dihuninya sebagian besar berbahan dasar papan, sehingga membuat api mudah membesar.

Saking besarnya si jago merah, rumah didekatnya juga sempat dilahap api, beruntung sebelum api merambat lebih jauh, petugas Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh yang datang dengan tangkas menjinakkan si jago merah dalam waktu kurang lebih satu jam.

Kasatpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh Devitra menceritakan berawal dari petugas yang menanggapi laporan dari masyarakat yang menelpon ke posko kalau ada kebakaran di Padang Tangah Balai Nan Duo.

“Kabid Damkar Budy Kurniawan melalui Kasi Ops Ahdion memerintahkan Danru 2 Azwardi untuk langsung ke lokasi bersama armada dan personil untuk melakukan pemadaman dan Penyelamatan. Kita menurunkan 3 unit kendaraan pemadam dan dibantu 2 kendaraan dari Kabupaten Limapuluh Kota,” ungkapnya.

“Mari hindari potensi adanya kebakaran dan segera laporkan kepada kami melalui nomor telepon (0752) 92913 apabila terjadi kebakaran. Hingga kini belum diketahui penyebab kebakaran ini, karena menurut info warga saat awal kebakaran lampu tetap hidup dan tidak mati,” ujarnya didampingi Kabid Damkar Budy Kurniawan dan Kasi Sarpras Dony Bahtiar.

Dinas Sosial Langsung Berikan Bantuan

Pemerintah Kota Payakumbuh segera mengambil langkah dengan langsung menyerahkan bantuan kepada 3 KK yang menjadi korban kebakaran di Kelurahan Padang Tongah Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat.

Penyerahan bantuan berupa alat masak, matras, selimut, perlengkapan dapur, perlengkapan bayi, dan logistik lainnya itu dilakukan Sekretaris Daerah Rida Ananda pada Selasa (30/6) siang. Turut mendampingi Kasatpol PP dan Damkar Devitra, Sekretaris Dinsos Doni Prayuda, Kabid Pemberdayaan Sosial Ance Alfiando, Kabid PRJS Friza Susanti, serta jajaran pemko lainnya.

“Ada 3 KK yang terkena dampak, semoga bantuan dari pemerintah ini dapat bermanfaat sebagai pengobat hati warga yang sedang dilanda musibah,” pesan Sekda.

Sekda juga berpesan kepada lurah agar bisa menggerakkan masyarakat dan perantau untuk saling membantu meringankan beban warga yang dirundung duka akibat musibah kebakaran ini.

“Kita berpesan kepada warga lainnya, selalu waspada dengan kebakaran yang bisa terjadi kapan saja, laporkan segera kepada petugas Damkar yang siaga 24 jam,” kata Sekda Rida. (Humas)

Pemko Tegaskan Kepada Pengelola dan Pengusaha Patuhi Penerapan Tatanan Normal Baru

Padang Panjang,BeritaSumbar.com, – Organisaai Perangkat Daerah (OPD) Kota Padang Panjang ikut andil dalam pantau penerapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19. OPD memiliki tugas langsung memonitoring setiap fasilitas dalam melaksanakan penerapan tatanan normal baru.

Seperti pada fasilitas umum, hotel atau penginapan, restoran, rumah makan, mini market, tempat ibadah, tempat olahraga dan pariwisata serta tempat-tempat yang menjadi pusat kerumunan.

“Hasil pantauan dari OPD yang telah melakukan monitoring, masih didapati penerapan tatanan normal baru yang belum maksimal, OPD terus melakukan sosialisasi terhadap pemilik atau pengelola untuk dapat mematuhi protokol kesehatan dan covid,” jelas Kabag Perekonomian yang tergabung dalam Tim Satgas Covid Putra Dewangga, SS, M.Si di Padang Panjang, Selasa (30/6).

Lanjut, ia mengatakan bahwa pada Rabu besok, tim akan kembali melakukan pertemuan dan sosialisasi terhadap pemilik atau pengelola agar seluruh pihak dapat menyepakati pelaksanaan ketentuan New Normal untuk tempat usaha pariwisata dan olahraga sebagaimana ditetapkan dalam Perwako 25 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 di Kota Padang Panjang.

“Saat kami melakukan pantauan lagi, jika masih ada kepatuhan dari pemilik atau pengelola, akan diturunkan Tim Khusus yang melibatkan BPBD, Pol PP dan OPD terkait untuk melakukan pembinaan peringatan terakhir di lapangan. Dan jika masih belum diindahkan maka akan diberikan sanksi berupa Peringatan 1, 2 dan 3 hingga pencabutan izin operasional,” tambahnya.(relis)

Puluhan Tentara Beri Kejutan Jajaran polres Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,– Sesaat setelah melaksanakan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-74 secara virtual bersama presiden RI, markas Polres Kota Payakumbuh diserbu puluhan tentara dari Kodim 0306/50 Kota, Rabu (1/7).

Mereka tak membawa senjata api, namun mereka membawa senjata pamungkas yang lain dengan target Kapolres AKBP Dony Setiawan dan jajarannya. Ada satu kotak misterius yang dibawa oleh aparat berbaju loreng tersebut.

Komandan mereka Letkol Kav Ferry S. Lahe memang sedang ditahan oleh Kapolres AKBP Dony Setiawan diruangannya bersama Wakil Wali Kota Erwin Yunaz dan Forkopimda. Ditahan untuk dijamu sarapan usai upacara bersama.

Eh, ternyata, kotak tersebut berisi kue ulang tahun yang akan diserahkan dandim kepada kapolres.

Pasukan berbaju loreng kebanggaan NKRI tersebut sambil mengusung spanduk bertuliskan “Keluarga Besar Kodim 0306/50 Kota Mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara Ke-74, Menuju Indonesia Unggul”. Sambil menyanyikan lagu selamat ulang tahun beramai-ramai mereka disambut hangat oleh keluarga besar Polres Kota Payakumbuh.

Dandim Letkol Ferry yang sudah menunggu kedatangan anggotanya ini ingin memberikan kejutan kepada Polres yang merupakan mitranya dalam bekerja menjaga keamanan NKRI.

“Selamat HUT Bhayangkara ke-74, semoga Polri selalu mengayomi, menegakkan hukum dengan benar, selalu jaya terus Polri kedepannya,” kata Dandim diselingi riuh tepuk tangan dan ucapan senada dari anggota TNI lainnya.

Tak banyak kata-kata yang dapat diucapkan Kapolres Dony atas kejutan yang diberikan Kodim 0306/50 Kota.

“Tunggu Pembalasan Dari Kami,” kata Kapolres disusul tepuk tangan dan sorakan semangat kesatuan semua orang yang hadir.(humas)

Di HUT ke 74 Bhayangkara Gubernur Apresiasi Kinerja Polda Sumbar

Padang, BeritaSumbar.com,-Penyebaran Covid-19 belum sepenuhnya berakhir, masa krisis masih diberlakukan, dukungan pihak Kepolisian bersama dengan TNI untuk mendisiplinkan prilaku masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan sangat dibutuhkan.

Hal ini dikemukakan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam keterangannya usai mengikuti Peringatan Hari Bhayangkara ke-74 di Mapolda Sumbar, Rabu (1/07/2020).

“Covid-19 belum selesai, kita masih waspada terus, maka untuk itu kepada Bapak Kapolda kami ucapkan terima kasih dan tetap kita meminta dukungannya sesuai dengan maklumat Kapolri agar masyarakat disiplin mengikuti protokol kesehatan,” tuturnya.

Menurut Gubernur, selama anti virus belum ditemukan, penyebaran Covid-19 masih akan terus berlanjut. Namun demikian pemerintah tetap melakukan berbagai upaya guna mengendalikan penyebaran Covid-19.

“Yang terpenting bagaimana kita bisa mengendalikan,” sebutnya.

Gubernur juga menuturkan bahwa sesuai arahan presiden, saat ini pemegang kebijakan dituntut untuk menggunakan pendekatan krisis bukan pendekatan normal yang berimplikasi pada kepentingan rakyat dan negara.

Pada kesempatan itu Gubernur Irwan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada jajaran kepolisian Sumbar yang memperingati Hari Bhayangkara ke-74 pada 1 Juli 2020 yang mengusung tema Kamtibmas Kondusif, Masyarakat Semakin Produktif.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-74 di Mapolda Sumbar turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Sumbar Suwirpen Syuib, Danrem 032/Wirabraja, Danlantamal II Padang, Danlanud Sutan Syahrir, perwakilan Kajati Sumbar dan undangan lainnya.(humas)

Pelaku Bisnis Kuliner Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Padang, BeritaSumbar.com,-Sempat melandai sebulan terakhir, hari pertama Juli 2020, 16 orang warga Sumbar dikonfirmasi positif terpapar corona virus. Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumatera Barat, Jasman Rizal, di Padang Rabu (1/7) pagi menyatakan, “Hari ini ada tambahan 16 positif covid baru. Padahal hampir sebulan, penambahan kurang dari 10 setiap harinya”.

Menyikapi hal tersebut, sesuai pesan gubernur, Jasman meminta pemegang kebijakan tetap melihat masa sekarang dan ke depan adalah masa krisis. “Ini perlu ditekankan agar semua cara pikir, kebijakan dan tindakan mengikuti manajemen krisis bukan normal. Kita harus rubah cara pikir selama ini sebagai birokrat yang kerjakan sesuatu secara biasa, normal, teratur, terprediksi dan terencana. Dimasa krisis, lakukan dengan cara luar biasa (extra ordinary),” tekannya.

Penambahan positif covid akan tetap terus ada selama belum ditemukan obat dan anti virusnya. “Bisa saja ke depan akan bertambah banyak lagi positif covid karena semakin sering orang bepergian ke luar rumah dan keluar masuknya pelintas batas provinsi, termasuk dari daerah yang masuk zona merah,” tambahnya.

Selain itu, kepada penjual makanan yang sifatnya terbuka (rumah makan, kafe-kafe dan lain-lain), agar pramusaji yang mengambil makanan selalu pakai masker dan tidak bicara di depan makanan tersebut. “Kita semua berhak untuk menegur dan mengingatkan pelayan dan pemilik rumah makan agar mewajibkan seluruh karyawannya memakai masker dengan benar. Masih banyak yang memakai masker hanya sampai dagu dan masih berbicara di depan makanan. Ini sangat riskan dan berbahaya bagi orang lain. Mari saling ingatkan demi kesehatan kita semua,” tambahnya.

Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Kadis Kominfo Sumbar ini juga tak henti-hentinya menghimbau masyarakat untuk tetap konsisten mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.
“Tak boleh panik, namun jangan anggap remeh virus ini. Jika sudah kena, efeknya sangat berbahaya, bisa menimbulkan kematian. Untuk itu, saya harap kepada semua masyarakat, gunakan masker, terapkan physical distancing dan rajin cuci tangan, olah raga teratur, makan makanan bergizi, istirahat teratur dan disiplin. Mudah-mudahan covid di Sumbar tetap terkendali. Aamiin,” harap Jasman.(humas)