Jaringan Telkom Lumpuh

BeritaSumbar.com,-,-Jagat dunia maya heboh dengan tumbangnya jaringan telkom di Sumbagut pada Selasa 11/8 siang. Para netizen  yang masih bisa online dengan provider lain pada buat status ada apa dengan telkomsel dan telkom saat ini.

Jaringan Telkom untuk wilayah Sumbar,Riau, Kepri, Sumut Sampai ke Aceh tidak bisa di akses.

Ternyata Plaza telkom Sumbagut yang ada di Pekanbaru Riau terbakar siang ini. Sehingga seluruh jaringan Telkom baik internet maupun telepon seluler tidak bisa di akses sampai saat berita ini diterbitkan.

Sampai saat ini belum ada berita resmi dari pihka telkom tentang kejadian tersebut

Informasi Covid-19 Provinsi Sumatera Barat Per 8 Agustus 2020

Padang,BeritaSumbar.com,-Total sampai hari ini telah 1.102 orang 6Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 23 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 5 orang, sehingga total sembuh 802 orang.

Spesimen sampai hari ini:

Jumlah Spesimen Diperiksa: 78.972

Jumlah Orang Diperiksa: 69.123

Positivity Rate (PR): 1,59% (sampai hari ini masih Terendah dan terbaik nasional).

Total 1.102 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian:

Dirawat di berbagai rumah sakit 117 orang (10,6%)

Isolasi mandiri 106 orang (9,6%)

Isolasi daerah 16 orang (1,5%)

Isolasi BPSDM 27 orang (2,5%)

Meninggal dunia 34 orang (3,1%)

Sembuh 802 orang (72,8%)

Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan bahwa dari 1.929 sample (Lab Fakultas Kedokteran UNAND 1.872 spesimen dan Lab Veterenir Baso Agam 57 spesimen), terkonfirmasi tambahan 23 (dua puluh tiga) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19 (sebagai koreksi rilis tadi pagi, dikarenakan 4 sample dengan hasil inkonklusif), kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 5 orang.

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 23 orang yaitu:

1. Kota Padang 17 orang;

2. Kota Solok 2 orang;

3. Kabupaten Solok 1 orang;

4. Kabupaten Pasaman Barat 2 orang dan;

5. Kota Bukittinggi 1 orang.

Ada koreksi jumlah dan asal warga terkonfirmasi. Pagi tadi diinfokan 27 positif. Namun berdasarkan tracking dan tracing, ternyata hanya 23 orang pertambahan positif. Kalau tadi diinformasikan ada warga Agam, setelah tracking dan tracing, ternyata warga Kota Bukittingi.

Begini rincinannya:

Kota Padang

1. Wanita 10 th, warga Tanah Sirah Piai, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Wanita 43 th, warga Tanah Sirah Piai, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di RS. Unand.

3. Wanita 21 th, warga Tanah Sirah Piai, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Pria 20 th, warga Flamboyan Baru, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Pria 21 th, warga Flamboyan Baru, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

6. Wanita 55 th, warga Flamboyan Baru, pekerjaan Dosen, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

7. Pria 56 th, warga Lubuak Lintah, pekerjaan Swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

8. Wanita 56 th, warga Lubuak Lintah, pekerjaan Kader Posyandu, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

9. Pria 40 th, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

10. Wanita 45 th, warga Alai Parak Kopi, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

11. Pria 48 th, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan Swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

12. Pria 21 th, warga Alai Parak Kopi, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

13. Wanita 30 th, warga Korong Gadang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

14. Bayi (perempuan) 7 bulan, warga Korong Gadang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

15. Batita (laki-laki) 2 th, warga Korong Gadang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

16. Wanita 49 th, warga Gurun Laweh, pekerjaan ASN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Jakarta tanggal 31 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.

17. Pria 34 th, warga Ulak Karang, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Solok

1. Pria 13 th, warga Sinapa Piliang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Pria 15 th, warga Tanjuang Paku, status pelajar, diduga terpapar dari aktivitas, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Solok

1. Wanita 65 th, warga Bukik Sundi, pekerjaan pedagang, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Pasaman Barat

1. Pria 30 th, warga Lingkuang Aua, pekerjaan ASN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Aceh tanggal 2 Agustus 2020, penanganan dirawat di RSUD Pasaman Barat.

2. Wanita 25 th, warga Lingkuang Aua, pekerjaan ASN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Aceh tanggal 2 Agustus 2020, penanganan dirawat di RSUD Pasaman Barat.

Kota Bukittinggi

1. Wanita 26 th, warga Parik Antang, pekerjaan Guru, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh sebanyak 5 orang dengan rincian:

1. Pria 48 th, warga Mato Aia, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

2. Pria 46 th, warga Koto Lua, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

3. Pria 31 th, arga Kampuang Jao, pekerjaan Swasta, terinfeksi karena kontak di Pasar Raya, pasien karantina BPSDM.

4. Pria 33 th, warga Padang Lua Kabupaten Agam, pekerjaan Guru, diduga terpapar dari pekerjaan pasien karantina BPSDM, pasien karantina BPSDM.

5. Pria 43 th, warga Indaruang, pekerjaan Swasta, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Semen Padang Hospital.

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Sabtu 8 Agustus 2020 pukul 12.00 WIB.

Kasus Suspek dengan total 177 orang.

Dirawat sebanyak 11 orang.

Isolasi mandiri sebanyak 166 orang.

Berikut rincian persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Sabtu 8 Agustus 2020:

1. Kota Padang Panjang (Kategori Kuning)

Total positif 32 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 32 orang (100%)

2. Kab. Limopuluah Kota (Kategori Kuning)

Total positif 15 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 15 orang (100%)

3. Kab. Sijunjung (Kategori Kuning)

Total positif 11 orang

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 11 orang (100%)

4. Kab. Solok Selatan (Kategori Hijau)

Total positif 9 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 9 orang (100%)

5. Kab. Kep. Mentawai (Kategori Hijau)

Total positif 8 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 8 orang (100%)

6. Kab. Pasaman (Kategori Hijau)

Total positif 5 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 5 orang (100%)

7. Kota Payakumbuh (Kategori Kuning)

Total positif 23 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 22 orang (95,7%)

8. Kab. Dharmasraya (Kategori Kuning)

Total positif 34 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 32 orang (94,1%)

9. Kab. Tanah Datar (Kategori Kuning)

Total positif 14 orang.

Meninggal 1 orang (7,1%)

Sembuh 13 orang (92,9%)

10. Kota Bukittinggi (Kategori Kuning)

Total positif 20 orang.

Meninggal 1 orang (5%)

Sembuh 17 orang (85%)

11 Kab. Pesisir Selatan (Kategori Kuning)

Total positif 21 orang.

Meninggal 1 orang (4,8%)

Sembuh 17 orang (80,95%)

12. Kab. Padang Pariaman (Kategori Kuning)

Total positif 28 orang.

Meninggal 1 orang (3,6%)

Sembuh 21 orang (75%)

13. Kota Padang (Kategori Orange)

Total positif 762 orang.

Meninggal 27 orang (3,5%)

Sembuh 555 orang (72,8%)

14. Kab. Agam (Kategori Kuning)

Total positif 42 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 22 orang (52,9%)

15. Kab. Pasaman Barat (Kategori Kuning)

Total positif 4 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 2 orang (50%)

16. Kota Pariaman (Kategori Kuning)

Total positif 5 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 2 orang (40%)

17. Kab. Solok (Kategori Orange)

Total positif 22 orang.

Meninggal 3 orang (13,6%)

Sembuh 8 orang (36,4%)

18. Kota Solok (Kategori Orange)

Total positif 29 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 8 orang (27,6%)

19. Kota Sawahlunto (Kategori Kuning)

Total positif 18 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 2 orang (11,1%)

Dari 19 Kabupaten Kota Se Sumatera Barat, setelah 23 Minggu masa status tanggap darurat pandemi Covid-19 diberlakukan, kategori daerah berdasarkan zona adalah:

Zona Orange (3 Daerah): Kabupaten Solok, Kota Solok, Kota Padang.

Zona Kuning: (13 Kab Kota) Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, Kabupaten 50 Kota, Kota Sawahlunto, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman Barat.

Zona Hijau: (3 Kab Kota) Kabupaten Pasaman, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Solok Selatan.

Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin.

Terima kasih.

Jasman Rizal

Kepala Dinas Kominfo Prov. Sumbar selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar

Pencarian Orang Hilang Dilaut Tiku Terkendala Cuaca

Agam,BeritaSumbar.com,-Pencarian Rio,(35), warga Pasia Paneh, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, yang hilang saat memancing ikan di laut Tiku, Selasa (28/8), hingga malam ini belum membuahkan hasil.

Kelaksa BPBD Agam, melalui Kabid KL, Syafrizal menjawab AMC menyebutkan, setelah berbagai upaya yang dilakukan, korban masih belum dapat ditemukan dan pencarian akan dilanjutkan besok, Rabu (29/7) mulai pukul 08.00 WIB.

Baca Juga: Riau Klaim 100 Persen PAP PLTA Koto Panjang Masuk PAD Riau, Ini Tanggapan Tokoh Masyarakat Limapuluh Kota

“Tadi tim mengalami kesulitan karena cuaca tidak kondusif yang saat itu terjadi hujan badai, sehingga pencarian tidak maksimal. Pencarian hari ini sudah dihentikan pukul 18.00 WIB,” ujarnya.

Dengan kondisi itu, katanya, pencarian tadi hanya bisa dilakukan dengan penyisiran di sepanjang pesisir pantai Tiku, karena untuk pergi ke titik di mana korban jatuh yang berjarak sekitar 50 kilometer dari pantai tidak bisa dilakukan.

“Apabila tetap dipaksakan akan membahayakan keselamatan tim, karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan. Kita lihat besok, jika cuaca bagus ditelusuri sampai titik tempat korban jatuh,” sebutnya.

Dijelaskan, tim pencarian melibatkan BPBD, Satpol PP-Damkar, PMI, Basarnas, Bakamla, TNI, pemerintah kecamatan dan nagari, masyarakat serta nelayan, dengan menggunakan 1 unit kapal Polairud dan kapal nelayan. Sedangkan perahu karet milik BPBD belum bisa dipakai, karena terkendala cuaca.

Menurutnya, untuk pencarian besok akan ada penambahan kapal dari SAR jenis RIB, yang saat ini masih dalam perjalanan dari perairan Teluk Kabung Padang. Namun kapal masih menepi di perairan Padang Pariaman karena terperangkap badai.

Berdasarkan informasi sebelumnya, korban dilaporkan hilang saat memancing ikan bersama 9 orang rekannya menggunakan kapal bagan, Senin (27/7) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu kapal berlabuh dari pasia Tiku menuju kawasan laut Labuhan.

“Saat memancing, beberapa jam kemudian kapal berhenti hingga pukul 03.00 WIB dini hari dan kembali melanjutkan pencarian ikan. Namun rekan korban tidak lagi melihat Rio dan tidak diketahui keberadaannya,” kata Syafrizal sesuai informasi di lapangan.

Bahkan rekan korban sempat melakukan pencarian, tetapi Rio tidak berhasil ditemukan. Kendati demikian, rekannya kembali menepi dan melaporkan kejadian itu kepada jorong dan Polairud.

“Kemudian laporan itu diteruskan kepada BPBD dan personil langsung kita kerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian,” tukasnya.(relis)

Presiden Jokowi, Dana Penanganan Covid-19 Baru Terealisasi 19 Persen

Jakarta,BeritaSumbar.com,-Presiden Joko Widodo menilai bahwa penyerapan anggaran stimulus penanganan Covid-19 masih belum optimal. Anggaran dengan jumlah sebesar Rp695 triliun tersebut harus dapat diserap dengan cepat untuk mengatasi penyebaran lebih lanjut dari pandemi beserta dampak yang ditimbulkannya.

Hal itu disampaikan oleh Presiden saat memberikan arahan kepada Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional melalui rapat terbatas yang digelar melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 27 Juli 2020.

“Data terakhir yang saya terima tanggal 22 Juli, dari total stimulus penanganan Covid yaitu sebesar Rp695 triliun, yang terealisasi baru Rp136 triliun, artinya baru 19 persen,” ujarnya.

Presiden lantas memerinci serapan anggaran itu yang di antaranya di bidang perlindungan sosial yang baru terserap 38 persen, UMKM sebesar 25 persen, sektor kesehatan yang baru terealisasi 7 persen, dan insentif dunia usaha sebesar 13 persen. Demikian halnya dengan dukungan untuk sektoral dan pemerintah daerah yang juga baru terserap 6,5 persen.

“Inilah yang harus segera diatasi oleh Komite dengan melakukan langkah-langkah terobosan, bekerja lebih cepat, sehingga serapan anggaran yang belum optimal tadi betul-betul segera diselesaikan,” tuturnya.

Kepala Negara mengingatkan, apabila persoalan regulasi dan administrasi menjadi kendala penyerapan anggaran tersebut, maka regulasi tersebut harus direvisi agar muncul kecepatan dalam pengelolaan anggaran penanganan dampak pandemi Covid-19.

“lakukan perbaikan dan jangan sampai ada yang namanya ego sektoral atau ego daerah. Saya kira penting sekali ini segera diselesaikan sehingga aura dalam menangani krisis ini betul-betul ada,” tandasnya.

Jakarta, 27 Juli 2020
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden

Sijago Merah Mengamuk Di Gudang Gas Dan Minyak Tanah

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Kamis 16/7 menjelang siang Warga Sawah talang Kelurahan napar Payakumbuh Utara dikagetkan dengan bubungan asap dan api yang membakar sebuah gudang penyimpanan Minyak tanah Dan LPG.

Api berkobar begitu cepat. Dan menurut warga sekitar sempat mendengar bunyi ledakan beberapa kali. Ada sekitar lima rumah dihajar sijago merah tersebut. Serta 2 unit kendaraan roda 4 dan 1 unit kendaraan roda dua ikut terbakar.

Dalam pemadaman api tim damkar menurunkan 10 unit armada pemadam. Itu dari kota Payakumbuh dan Kabupaten limapuluh Kota. Dengan dibantu damkar Agam. hal ini disampaikan Kasat Pol PP Kota Payakumbuh di lokasi kejadian kepada awak media.

Iya, selama dua jam lebih pemadaman api, belum semua api berhasil kita padamkan. Dari peristiwa ini, sekitar 6 rumah dan sejumlah kendaraan hangus.” Sebut Devitra didampingi Kabid Damkar Kota Payakumbuh, Budi Kurniawan.

Ia juga menambahkan, memang rumah tersebut juga merupakan gudang penyimpanan BBM jenis minyak tanah serta gas LPG. Pemilih rumah atau korban kebakaran bernama Mak Inar atau Mak Ineh (70)yang tinggal bersama menantunya(*)

 

Informasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat

 

Selasa, 7 Juli 2020
Pukul, 15.00 WIB

Total sampai hari ini masih 780 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 5 orang lagi. Sembuh bertambah 10 orang, sehingga total sembuh 637 orang.

Total 780 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian:

Dirawat di berbagai rumah sakit 54 orang (6,9%)
Isolasi diberbagai fasilitas 58 orang (7.4%)
Meninggal dunia 31 orang (4%)
Sembuh 637 orang (81,7%)

Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan bahwa dari 460 sample dari berbagai rumah sakit Kabupaten dan Kota se Sumbar (440 diperiksa di Lab Unand dan 20 sample di Baso Agam), terkonfirmasi sample positif sebanyak 5 (lima) orang. Yaitu, 3 orang dari Kota Padang dan 2 orang dari Kabupaten Limopuluah Kota, dengan rincian sebagai berikut:

Kota Padang

1. Pria 38 th, warga Cupak Tangah, pekerjaan karyawan BUMN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Wanita 30 th, warga Batipuah Panjang, pekerjaan honorer, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di RST. Reksodiwiryo.

3. Wanita 55 th, warga Kalumbuak, status IRT, diduga terpapar dari keseharian, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Limopuluah Kota

1. Pria 34 th, warga Sungai Kamuyang, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Wanita 15 th, warga Sungai Kamuyang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh sebanyak 10 orang dengan rincian:

1. Wanita 30 th, warga Panyalaian X Koto Kab. Tanah Datar, pekerjaan, ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padsng Hospital.

2. Wanita 27 th, warga Lubuak Lintah Kota Padang, pekerjaan swasta, diduga terpapar dari pasar raya, pasien RSUD Rasidin Padang.

3.cwanita 35 th, warga Piai Tangah, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

4. Wanita 16 th, warga Piai Tangah, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

5. Pria 63 th, warga Alahan Nan Tigo Kab. Dharmasraya, pekerjaan petani, terinfeksi karena pulang dari Makassar tanggal 22 Maret 2020, pasien RSUD. Sungai Dareh.

6. Wanita 11 th, warga Piai Tangah, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

7. Pria 15 th, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

8. Pria 11 th, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

9. Pria 9 th, warga Piai Tangah, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

10. Wanita 40 th, warga Piai Tangah, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar yang datanya kami himpun dari berbagai rumah sakit dan gugus tugas Kabupaten Kota se Sumatera Barat, Selasa 7 Juli 2020 pukul 14.00 WIB.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 9.919 orang.
Proses pemantauan 134 orang, dengan rincian karantina Pemda 0 orang dan 134 orang isolasi mandiri.
Selesai pemantauan 9.785 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1379 orang.
Masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab. 20 orang.
Dinyatakan negatif, pulang dan sembuh 1359 orang.

Berikut rincian persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Selasa 7 Juli 2020:

1. Kota Payakumbuh

Total positif 20 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 20 orang (100%)

2. Kab. Limopuluah Kota

Total positif 14 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 12 orang (85,7%)

3. Kab. Kep. Mentawai

Total positif 8 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 8 orang (100%)

4. Kab. Pasaman Barat

Total positif 2 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 2 orang (100%)

5. Kota Sawahlunto

Total positif 2 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 2 orang (100%)

6. Kota Pariaman

Total positif 1 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 1 orang (100%)

7. Kab. Agam

Total positif 20 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 19 orang (95%)

8. Kab. Pesisir Selatan

Total positif 18 orang.
Meninggal 1 orang (5,6%)
Sembuh 17 orang (94,4%)

9. Kab. Dharmasraya

Total positif 22 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 20 orang (90,9%)

10. Kab. Padang Pariaman

Total positif 22 orang.
Meninggal 1 orang (4,5%)
Sembuh 19 orang (86,4%)

11. Kota Padang Panjang

Total positif 30 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 25 orang (83,3%)

12. Kab. Sijunjung

Total positif 11 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 9 orang (81,8%)

13. Kota Padang

Total positif 550 orang.
Meninggal 24 orang (4,4%)
Sembuh 443 orang (80,5%)

14. Kota Bukittinggi

Total positif 18 orang.
Meninggal 1 orang (6,7%)
Sembuh 14 orang (77,8%)

15. Kab. Solok Selatan

Total positif 9 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 7 orang (77,8%)

16. Kab. Tanah Datar

Total positif 14 orang.
Meninggal 1 orang (9,1%)
Sembuh 10 orang (71,4%)

17. Kab. Solok

Total positif 9 orang.
Meninggal 3 orang (33,3%)
Sembuh 6 orang (66,7%)

18. Kab. Pasaman

Total positif 5 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 2 orang (40%)

19. Kota Solok

Total positif 5 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 1 orang (20%)

Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin.

Terima kasih.

Jasman Rizal
Kepala Dinas Kominfo Prov. Sumbar selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar