dr. Dian Fadly Amran: Posyandu Berperan Penting Dalam Kehidupan Anak Usia Dini

Padang Panjang,BeritaSumbar.com, – Ketua TP PKK Kota Padang Panjang Ny. dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP temu ramah dan sosialisasi dengan Posyandu Mandiri Berkah Komplek Sago RT 14 Kelurahan Ngalau, Minggu (9/8).

Temu ramah tersebut juga bertepatan dengan Milad Posyandu yang pertama. Posyandu ini hanya melayani pada hari minggu mengingat area komplek yang kebanyakan ASN yang tidak sempat membawa anaknya ke posyandu saat jam kerja.

Menariknya, kehadiran posyandu yang memiliki enam kader ini bekerja dengan sukarela dengan memakai semboyan SAJUTA “Sabar, Jujur dan Tawakal”.

Hadir dalam kesempatan itu Wakil II PKK Kota Ny. Srihidayani Sonny Budaya Putra, Ketua Pokja IV dr. Faizah, Lurah Ngalau Dani Afriko, S.Sos, kader PKK Kelurahan Ngalau serta tim dari Posyandu.

Dalam sambutannya, Ketua PKK Ny. Dian mengatakan bahwa peranan posyandu sangat penting dalam kehidupan anak-anak usia dini. Mulai dari 1000 hari kehidupan, gunanya yaitu untuk mengetahui gizi dan mencegah stunting pada anak yang kebanyakan terjadi di Indonesia.

“Kami berharap, warga sekitaran Komplek Sago ini paham dan mengerti akan pentingnya posyandu, dan kami dari PKK siap membantu jika ada problem nantinya,” jelas Ketua PKK Ny.Dian.

Disamping itu, sosialisasi juga disampaikan oleh Ketua Pokja IV dr. Faizah terkait pentingnya imunisasi untuk anak-anak.

Selain itu Ketua PKK Kota Padang Panjang menyerahkan bantuan dari Kementerian Kesehatan kepada Posyandu Mandiri Berkah.(relis)

Bahas Persiapan HAN 2020, Forum Anak Kota Padang Panjang Temui Wako Fadly

Padang Panjang, BeritaSumbar.com, – Walikota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano menerima kunjungan dari Forum Anak (FAN) Kota Padang Panjang di ruang kerjanya, Senin (20/07).

Dalam kunjungan tersebut Forum Anak Kota Padang Panjang memaparkan kepada Wako Fadly beberapa rangkaian acara yang akan digelar dalam memperingati Hari Anak Nasional tahun 2020 yang jatuh pada tanggal 23 Juli mendatang.

Kepala Dinas Sosial PPKBP3A Drs. Osman Bin Nur, M.Si mengatakan beberapa rangkain acara akan digelar dalam memperingati Hari Anak Nasional tahun 2020 ini. Diantaranya konser melalui virtual, Dialog Interaktif bersama Bunda dr. Dian Puspita, SP, Jp Fadly Amran dan membuat video kompilasi ucapan hari anak nasional dengan anak – anak di Kota Padang Panjang yang akan dimulai dari hari Rabu, (22/07) mendatang.

“Untuk hari puncaknya yang jatuh pada hari Kamis anak – anak dari Forum Anak Kota Padang Panjang ini akan melakukan bakti sosial seperti membagikan bantuan kepada beberapa keluarga yang ekonominya menengah ke bawah dan anaknya berkebutuhan khusus, berupa bantuan alat tulis, tas, dan susu kotak, “jelasnya.

Walikota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano menyambut baik gebrakan yang dibuat oleh anak – anak muda dari Forum Anak Kota Padang Panjang ini.

“Ide – ide kreatif ini yang kami harapkan dari anak – anak muda di Kota Padang Panjang, dimana anak – anak muda dapat berkreasi sesuai dengan zamannya serta di situasi dan kondisi yang sedang mereka hadapi. Mudahan – mudahan rangkaian acara yang akan digelar dalam memperingati Hari Anak Nasional tahun ini dapat berjalan lancar dan sukses nanti, “ucapnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kabid PPPA, Hartati, Kasi Perlindungan Anak, Eis Hartati dan segenap pengurus FAN Kota Padang Panjang.(humas)

Pemko Gelar Rapat Pembahasan Evaluasi Percepatan DAK

Padang Panjang,BeritaSumbar.com, – Ditengah masa pandemi Covid-19, berbagai kegiatan di beberapa Dinas terkait sudah mulai dilaksanakan. Baik yang telah berjalan maupun yang akan berjalan.

Untuk mengetahui sejauhmana program itu berjalan, Pemerintah Kota Padang Panjang melaksanakan rapat bersama beberapa Kepala Dinas.

Rapat tersebut dipimpin Walikota Padang Panjang yang diwakili Sekretaris Daerah Sonny Budaya Putra, AP, M.Si didampingi Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Iriansyah Tanjung, SE, M.Si, Kepala BPKD Dr. Winarno, SE, ME dengan Kepala OPD terkait di Ruang Rapat VIP Balaikota, Senin (20/7).

Pertemuan tersebut untuk mengevaluasi percepatan Dana Alokasi Khusus (DAK) bagi setiap OPD. Mulai dari Dinas Pariwisata, Kesehatan, RSUD, Pertanian, PUPR, Pendidikan dan Dinas Sosial.

Dari hasil pemaparan dari masing-masing OPD, Sekda mengatakan agar segala program dan teknisnya dapat diselesaikan dengan baik.

“Kami berharap segala swakelola dan program yang ada dapat dikerjakan dan diselesaikan secara baik, untuk Kepala OPD kami pesankan untuk mendampingi setiap program tersebut,” jelasnya.(humas)

Keren, Mahasiswa Kukerta Relawan UNRI Sendiri Laksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat Di Kelurahan Sigando

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,-Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LPPM) Universitas Riau mengadakan program Kukerta yang berbeda dari biasanya dikarenakan adanya pandemi Covid-19. Salah satu program kukerta tersebut adalah Kukerta Relawan Wabah Covid-19 dan Kukerta Relawan Desa Lawan Covid-19. Program ini disusun untuk memfasilitasi konversi kegiatan mahasiswa yang tergabung dalam Satgas Relawan Desa Lawan Covid-19 sebagai kegiatan relawan.

Pelaksanaan kukerta ini dapat dilakukan oleh seluruh mahasiswa Universitas Riau yang telah memenuhi syarat dan dapat dilaksanakan di seluruh Indonesia sesuai dengan domisili mahasiswa yang bersangkutan. Sehingga mahasiswa Universitas Riau yang sedang berada di kampung halaman dapat melaksanakan program kukerta ini. Salah satunya adalah Rehan Fadillah mahasiswa FKIP Biologi universitas riau yang berasal dari Sumatera Barat dan tengah melaksanakan Kukerta Relawan di Kelurahan Sigando Padang Panjang Timur.

Rehan menuturkan bahwa Kukerta ini dilaksanakannya sendiri dengan bergabung bersama Satuan Tugas (Satgas) penanggulangan Covid-19 Kelurahan Sigando. Meskipun sendirian, mahasiswa ini tetap antusias melakukan pengabdian kepada masyarakat di tengah pandemi.

Adapun beberapa kegiatan yang telah dilakukan oleh mahasiswa ini adalah penyemprotan disinfektan di rumah warga dan pengecekan washtafel umum Kelurahan Sigando. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran virus corona di kelurahan sigando yang dilakukan secara berkala dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 “Kegiatan ini dilakukan secara berkala yaitu 2 minggu sekali, penyemprotan ini dilakukan di tempat umum dan rumah warga Kelurahan Sigando. Selain itu, washtafel juga terus di pastikan dapat berfungsi dengan baik” tutur Rehan.

Selain itu, mahasiswa Kukerta UNRI ini juga menyebarkan poster protokol kesehatan di Kelurahan Sigando. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengajak seluruh masyarakat Kelurahan Sigando dan sekitarnya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di era new normal “Meskipun telah diterapkan new normal, tetapi kita tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Oleh karena itu saya menyebarkan poster ini di berbagai tempat umum yang ada di kelurahan sigando” tutur rehan sambil menunjukkan poster yang di buatnya.(*)

 

Gubernur Tambah Kelas SMA di Padang Panjang

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,-Gubernur Sumbar Irwan Prayitno beri solusi terkait PPDB Online SMA di Padang Panjang, usai menerima Wako Padang Panjang Fadly Amran, Jumat, (10/7), di Padang.

Menjadi tanggungjawab untuk kelangsungan pendidikan warganya, Walikota Padang Panjang temui Gubenur Sumbar Jumat 10/7.

Menurut Fadly persoalan kelangsungan pendidikan masyarakat Padang Panjang membuat dia berinisiatif menemui Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

“Saya tahu bahwa kewenangan SMA/SMK di provinsi tapi ketika pakai zonasi, maka itu ada kewenangan Pemko melalui Disdiknya,” ujar Fadly.

Didatangi Walikota Padang Panjang, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengapresiasi atas proaktifnya Fadly Amran yang berjibaku mengadu kewenangan yang dimilikinya terkait pendidikan ini.

“Saya apresiasi Pak Walikota Padang Panjang, yang perhatian soal pendidikan masyarakatnya. Kisruh PPDB Online ini terkait soal surat keterangan domisili, sekarang saya terima saran Wako Padang Panjang untuk solusi masuk SMA sederajat ini,” ujar Irwan Prayitno.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Padang Panjang M. Ali Tabrani mengatakan, hasil dari pertemuan itu, Pak Gubernur memberi izin untuk menambah lokal belajar SMA di Padang Panjang sebanyak tiga kelas.

Disebutkan, tiga kelas yang ditambah untuk Kota Padang Panjang itu adalah: satu kelas untuk SMA 1 dan dua kelas untuk SMA 2.

“Pak Gubernur memberi apresiasi kepada Pak Walikota kita, atas inisiatif beliau menemui Pak Gubernur secara langsung terkait kegelisahan masyarakat Padang Panjang yang merasa was was anak mereka tidak dapat sekolah,” kata Tabrani.

Untuk itu pula tambahnya, secara prinsip Pak Gubernur sudah mengizinkan adanya tambahan kelas untuk SMA di Padang Panjang. “Nanti teknisnya kita tindaklanjuti beberapa hari ke depan. Mekanismenya tetap sistim zonasi,” jelas Tabrani yang ikut mengiringi Wako Fadly Amran ke kantor gubernur.

Tabrani berpesan kepada orang tua wali murid untuk taat kepada sistem zonasi ini. “Jangan ada pula yang membuat surat keterangan domisili yang tidak benar, untuk mendapat anak sekolah,” katanya.(humas)

Mahasiswa Kukerta UNRI Jadi Relawan Covid-19 di BPBD Padang Panjang

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,-Mahasiswa Universitas Riau telah melakukan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) dengan menjadi Relawan Wabah Covid-19 yang telah ditentukan oleh Universitas Riau di BPBD Kota Padang Panjang.

Ketua tim Kukerta, Ahmad Suwandi, Jumat (10/7/2020) mengatakan, selama melaksanakan tugas sebagai  relawan Covid-19 mahasiswa diikutsertakan dalam pendistribusian logistic perlengkapan di masa transisi yang dilakukan oleh pemerintah dari masa PSBB ke New Normal.

“Kami membantu membagikan serta melakukan pendataan perlengkapan protocol kesehatan seperti  masker, hand sanitizer, thermogun dan logistik Covid-19 lainnya ke sekolah dan instansi pemerintahan yang membutuhkan,” ungkap Ahmad.

Pada hari pertama penerapan new normal di Kota Padang Panjang, Ahmad Suwandi bersama rekan timnya bernama Dinul Huda juga membantu dalam pembagian Hand Sanitizer beserta botolnya kepada para supir angkot di terminal mikrolet untuk diletakkan di mobil angkotnya masing-masing untuk memenuhi protocol kesehatan yang telah ditentukan pemerintah.

“Pembagian hand sanitizer ini bertujuan untuk memberikan himbauan kepada penumpang angkot  dan supir angkot agar selalu mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan Perwako Nomor 25 tahun 2020 tentang pedoman new normal di Kota Padang Panjang,” ujarnya kepada Berita Sumbar.

Mereka juga membantu dalam pendistribusian dan pendataan jumlah thermogun thermogun ke masjid, sekolah dan instansi pemerintahan ucap Dinul Huda menyambung perkataan Ahmad Suwandi.

“Tujuan dari pendistribusian thermogun ini adalah agar dapat melakukan pengecekan suhu kepada setiap pengunjung yang datang, apalagi waktu itu masyarakat sudah diizinkan untuk sholat berjamaah di masjid,” kata Ahmad Suwandi.

“Program Kukerta ini merupakan bentuk kepedulian UNRI terhadap kondisi pandemi virus corona saat ini. Karena kondisi siaga darurat telah ditetapkan maka pihak UNRI membuka program Kukerta Relawan Covid-19 ini,” tambahnya.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada BPBD Kota Padang Panjang, yang telah menerima kami menjadi Relawan Wabah Covid-19 di Kota Padang Panjang, suatu kebanggaan bagi kami menjadi bagian dari penanganan wabah ini” pungkas Ahmad Suwandi.

Kepala BPBD Kota Padang Panjang yang diwakili oleh sekretarisnya, Zulheri juga menyampaikan terimakasih kepada Universitas Riau yang telah mengikutsertakan mahasiswanya dalam penanganan Covid-19 di Kota Serambi Mekah ini.(*)

Alhamdulillah, Bantuan Sudah Mengalir ke Ahmad Zahid

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,-orang tua dari Ahmad Zahid, putra Pasar Usang, Padang Panjang yang lulus seleksi Universitas Al-Azhar, namun terbentur biaya keberangkatan, kini mulai bernafas lega.

Selasa pagi, (7/7/20), dia mendatangi Dinas Kominfo Kota Padang Panjang menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh donatur yang telah membantu rencana keberangkatannya ke Mesir, Desember mendatang.

“Saya dan Ayah serta Ibu mengucapkan terima kasih kepada semua donatur yang telah membantu kami,” ucap Ahmad Zahid dengan tulus.

Disebutkan, hingga hari ini total dana yang telah terkumpul untuk keperluan studynya itu, Rp. 24 juta. Ada yang masuk ke rekening dan ada yang dijemput langsung ke tempat pendonor.

“Terima kasih Bapak dan Ibu yang telah membantu kami dalam kesulitan ini. Semoga semua urusan Bapak dan Ibu dimudahkan Allah selama-lamanya,” katanya.

Selanjutnya Zahid mengatakan, dia masih mengharapkan bantuan dari para donatur untuk mencukupi anggaran yang diperlukannya sebanyak Rp. 20 juta lagi.

Zahid berharap bantuan dari para donatur bisa disalurkan melalui rekening ibunya di Bank Syariah Mandiri, dengan nomor 7039190952 an. Dwi Reflina atau bisa diantar langsung ke rumahnya di RT 14 Pasar Usang (belakang Masjid Ashliyah).

Bila anggaran ini sudah cukup kata Zahid, dia berhenti menerima bantuan dari donatur dan mudahan-mudahan jika masih ada donatur yang menyumbang, akan diberikan kepada yang membutuhkan. (relis)

Pemko Tegaskan Kepada Pengelola dan Pengusaha Patuhi Penerapan Tatanan Normal Baru

Padang Panjang,BeritaSumbar.com, – Organisaai Perangkat Daerah (OPD) Kota Padang Panjang ikut andil dalam pantau penerapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19. OPD memiliki tugas langsung memonitoring setiap fasilitas dalam melaksanakan penerapan tatanan normal baru.

Seperti pada fasilitas umum, hotel atau penginapan, restoran, rumah makan, mini market, tempat ibadah, tempat olahraga dan pariwisata serta tempat-tempat yang menjadi pusat kerumunan.

“Hasil pantauan dari OPD yang telah melakukan monitoring, masih didapati penerapan tatanan normal baru yang belum maksimal, OPD terus melakukan sosialisasi terhadap pemilik atau pengelola untuk dapat mematuhi protokol kesehatan dan covid,” jelas Kabag Perekonomian yang tergabung dalam Tim Satgas Covid Putra Dewangga, SS, M.Si di Padang Panjang, Selasa (30/6).

Lanjut, ia mengatakan bahwa pada Rabu besok, tim akan kembali melakukan pertemuan dan sosialisasi terhadap pemilik atau pengelola agar seluruh pihak dapat menyepakati pelaksanaan ketentuan New Normal untuk tempat usaha pariwisata dan olahraga sebagaimana ditetapkan dalam Perwako 25 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 di Kota Padang Panjang.

“Saat kami melakukan pantauan lagi, jika masih ada kepatuhan dari pemilik atau pengelola, akan diturunkan Tim Khusus yang melibatkan BPBD, Pol PP dan OPD terkait untuk melakukan pembinaan peringatan terakhir di lapangan. Dan jika masih belum diindahkan maka akan diberikan sanksi berupa Peringatan 1, 2 dan 3 hingga pencabutan izin operasional,” tambahnya.(relis)