Masyarakat Pariaman Antusias Pertanyakan RUU HIP Saat John Keneddy Azis Sosialisasi 4 Pilar MPR

Pariaman, beritasumbar.com,-Tokoh masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) antusias menanyakan terkait Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) saat Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar John Kenedy Azis mensosialisasikan empat pilar MPR di daerah itu.

“Banyak masukan dan aspirasi dalam kegiatan sosialisasi yang interaktif ini. Banyak pertanyaan yang diajukan yang tidak saja terkait empat pilar namun juga RUU yang saat ini cukup heboh,” kata John Kenedy Azis usai Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada tokoh masyarakat se-Padang Pariaman, di Pariaman, Sabtu.25/7/20

Ia mengatakan meskipun dirinya masuk ke dalam panitia kerja penyusunan RUU HIP namun tidak pernah aktif dalam rapat-rapat penyusunannya karena ia dimasukkan ke dalam tim di akhir penyusunan.

“Kalau misalnya kawan-kawan wartawan menanyakan apa keuntungan dan kerugiannya, saya tidak bisa jawab karena saya tidak mengetahui persis,” katanya.

Namun, lanjutnya melihat reaksi masyarakat tentang keberadaan RUU HIP tersebut yang menolak maka tentu DPR tidak akan tutup mata. Hanya saja ada mekanisme yang harus dilalui untuk menentukan lanjut atau tidaknya pembahasan suatu RUU.

Namun yang jelas, tegasnya Fraksi Golkar mengajukan beberapa persyaratan waktu rapat paripurna dan pandangan mini Fraksi dari Golkar.

Adapun persyaratan tersebut yaitu Tap MPR 1966 tentang pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI) harus dimasukan dan mencabut pasal 7 pada RUU HIP yang isinya mengubah Pancasila menjadi trisila atau ekasila.

Ia menyampaikan Golkar lahir pada 1964 atas Sekber tiga organisasi masyarakat yaitu Kosgoro 1957, Ormas MKGR, dan SOKSI yang di dalamnya bertujuan untuk memberantas PKI.

“Tidak mungkin Partai Golkar AD/ART, himne, dan Panca Bhakti-nya berdasarkan Pancasila dan UUD 45 akan berdiam diri jika ada yang mengubah Pancasila,” ujarnya.

Pada sosialisasi tersebut juga dipertanyakan tentang RUU BPIP namun ia mengatakan dirinya beserta anggota DPR lainnya belum mengetahui secara persis apa isi dari rancangan yang diajukan oleh pemerintah karena masih baru diserahkan kepada pimpinan DPR “akhirnya.(Sul)

Pemko Pariaman Gelar Tes Swab Bagi Pedagang Pasar Pariaman

Kota Pariaman,BeritaSumbar.com — Dinas Kesehatan bersama dengan Tim Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pariaman, Gelar Tes Swab kepada para pedagang yang ada di Pasar Pariaman, bertempat di Taman lapangan Merdeka, epan BRI Cabang Pariaman, Sabtu (18/7) kemaren.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Syahrul mengatakan bahwa tes swab ini merupakan kerjasama dengan Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman yang berupaya untuk memberikan kenyamanan baik kepada pedagang dan pembeli di pasar pariaman.

“Kita berharap dengan semakin tingginya angka masyarakat yang mengikuti tes swab, kita berharap dapat mengetahui apakah mereka terdeteksi terkena corona virus disease 19 (Covid-19), dan kali ini, kita menggelat tes swab terhadap para pedagang yang berjualan di pasar pariaman,” ujarnya.

Syahrul mengatakan, tes swab ini bertujuan untuk memastikan para pedagang tidak terinfeksi virus corona. “Kota Pariaman saat ini telah menjadi zona hijau, dan tidak ada warga kita yang terinfeksi Covid-19, dan kita berharap jangan sampai muncul klaster baru penyebaran Covid-19 di Kota Pariaman, yang berasal dari pasar, karena pasar tempat orang ramai berkumpul dan bertaransaksi,” jelasnya.

Dinas Kesehatan menargetkan 300 pedagang yang ada di pasar Pariaman untuk kita swab, tetapi karena kurangnya informasi dan ketidaktahuan tentang perlunya tes swab ini, maka yang mendaftar dan telah dilakukan tes swab sebanyak 43 orang

“Kita sudah himbau kepada pedagang untuk di tes swab, tetapi meski sudah dihimbau oleh petugas dari tim gugus tugas Covid-19 Kota Pariaman, yang terdiri dari TNI, Polri dan SatPol PP, namun masih banyak pedagang yang tidak ikut tes swab,” ucapnya.

“Karena itu, kita berencana untuk kembali menggelar tes swab ini pada hari senin mendatang, dan kita berharap para pedagang menyadari pentingya tes swab ini, selain untuk diri mereka sendiri, juga kepada masyarakat yang menjadi konsumen mereka,” tutup Syahrul.(humas)

DPRD Kota Pariaman Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi

Kota Pariaman,BeritaSumbar.com,– DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Pariaman, Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi (Stemotivoring) Tentang Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kota Pariaman Tahun Anggaran (TA) 2019, bertempat di Gedung Utama DPRD Kota Pariaman, Manggung (17/7/2020).

Dari 6 Fraksi yang menyampaikan pendapat akhir fraksi yaitu Fraksi Golkar oleh Ali Bakri, Fraksi Nasdem oleh Iskandar, Fraksi PPP oleh Azman Tanjung, Fraksi Bulan Bintang Nurani oleh Riko Saputra, Fraksi Keadilan Demokrat oleh Safrudin dan Fraksi Gerindra oleh Agus Harpen Bulyandi (Andi Cover), mereka setuju dan menerima Ranperda LKPD Pemko Pariaman Tahun Anggaran 2019, untuk dijadikan Perda (Peraturan Daerah).

DPRD Kota Pariaman juga mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, yang kembali mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019.

“Kota Pariaman meraih WTP tahun ini untuk kali yang ke lima secara berturut-turut sejak tahun 2015 lalu, dan yang ke tujuh untuk Kota Pariaman, menyusul hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Barat, hal ini menunjukan kinerja tata kelola keuangan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Pariaman sudah baik dan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” ujar ke enam  perwakilan Fraksi yang memberikan pendapat akhirnya.

Mereka juga kompak memberikan masukan terkait peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) baik dari Pariwisata dan sumber lainya, serta pencampaian target yang tidak tercapai agar dapat digenjot lagi dengan pengawasan yang baik, serta mengungkit tentang belanja daerah yang masih belum mencapai 100 persen, agar dapat lebih maksimal lagi.

Sementara itu Walikota Pariaman Genius Umar menyambut baik dan mengucapkan terimakasih kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Pariaman yang telah menjadi cek dan balance kinerja pemerintah daerah dan menjadi mitra yang baik yang terjalin selama ini.

“Opini WTP yang kali ke lima secara berturut-turut yang diberikan oleh BPK kepada Pemkot Pariaman ini, perlu kita syukuri dan dijadikan sebagai pemacu dan pemicu semangat untuk mempertahankan kinerja ke depan, agar lebih baik dan berimplikasi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan hal inipun tidak terlepas dari masukan dari DPRD Kota Pariaman,” ungkapnya.

Hasil pemeriksaan BPK ini, sambung Genius, akan membawa manfaat untuk perbaikan kinerja Pemerintah Kota Pariaman, karena di dalamnya ada catatan perbaikan dimana tujuan akhir dari kesemuanya itu, pada gilirannya nanti adalah semata-mata dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman, ulasnya.

Ia mengakui, WTP ini tidak mungkin didapat tanpa kritik dan evaluasi dari Ketua dan Anggota DPRD. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Pariaman yang terus berupaya menyempurnakan.

“Raihan WTP ini membuat Kota Pariaman tetap pada standar pemerintahan yang bersih dan transparan,” kata Genius Umar.

“Dengan telah disepakatinya Ranperda LKPD Kota Pariaman TA 2019 ini, kita telah menyelesaikan salah satu rangkaian dalam percepatan pembangunan Kota Pariaman kedepan, dan dapat melanjutkan proses berikutnya di tingkat Provinsi Sumatera Barat,” jelasnya.

Rapat Paripurna ini di pimpin oleh Ketua DPRD Fitrinora di dampingi Wakil Ketua DPRD, Faisal dan Mulyadi dan Para Anggota Dewan, serta di hadiri oleh Wakil Walikota, Mardison Mahyuddin, Kapolres Pariaman, AKBP Deny Rendra Lasmana, Danramil Pariaman, Mayor Irwan, Sekretaris Daerah, Fadli, serta Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Kabag, Camat dan Kepala Desa dan Lurah se Kota Pariaman.(humas)

UMKM Kota Pariaman Terima Bantuan

Kota Pariaman,BeritaSumbar.com,–Walikota Pariaman Genius Umar hari ini Senin (13/7) bertempat di Balairung Rumah Dinas Walikota Pariaman menyerahkan secara simbolis bantuan sarana usaha perdagangan ke pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kota Pariaman.

“Hari ini sebagian pelaku UMKM menerima bantuan berupa sarana usaha perdagangan. Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Perdagangan yang memang ditujukan untuk pelaku usaha mikro kecil menengah. Namun diakui memang tidak keseluruhan yang mendapatkan bantuan tersebut hari ini, tapi kita Pemerintah Kota Pariaman akan berupaya agar semua pelaku UMKM di Kota Pariaman mendapatkannya meskipun harus bertahap, “ ungkap Walikota Pariaman Genius Umar.

Banyaknya UMKM di Kota Pariaman membuktikan bahwa peningkatan pertumbuhan UMKM dari tahun ke tahun mengalami peningkatan baik dari segi kuantitas maupun kualitas UMKM tersebut. Hal ini tentunya menuntut peran aktif Pemerintah Kota Pariaman untuk selalu dinamis dan membuat terobosan baru agar UMKM di Kota Pariaman mampu bersaing dan merasa terayomi oleh Pemerintah Daerah.

“Banyak upaya dan usaha yang telah kita lakukan untuk memajukan UMKM di Kota pariaman, antaranya fasilitasi pembiayaan, pembentukan kawasan sentra, fasilitasi kemasan dan promosi produk UMKM dan banyak lainnya. Ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Pariaman sangat berkomitmen untuk memajukan UMKM dalam meningkatkan perekonomiannya, “ tambahnya.

Bantuan ini diberikan untuk memudahkan masyarakat yang kurang mampu yang memiliki usaha di Kota Pariaman. Dengan adanya bantuan ini diharapkan terciptanya suasana bersih yang membuat makanan lebih higienis sehingga konsumen merasa nyaman dalam berbelanja dan memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat kurang mampu yang memiliki usaha untuk siap bersaing pada zaman sekarang.

Ia berharap bantuan yang beruba geroba dan sejenisnya tetap dirawat dan dijaga. Untuk bantuan berupa kemasan produk, selalu gunakan seperti yang dibantu. Apabila sudah habis bantuan ini, usahakan tetap memesannya dan jangan sampai kembali ke produk awal yang tanpa kemasan karena akan merusak citra produk.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Pariaman Gusniyeti Zaunit dalam mengatakan bahwa saat ini jumlah UMKM di Kota Pariaman berjumlah 7.839 yang tersebuar di 4 (empat) Kecamatan di Kota Pariaman dengan jumlah terbesar ada di Kecamatab Pariaman Tengah dengan jumlah 3.084 UMKM.

“Adapun bantuan yang diberikan saat ini berupa gerobak dagang sebanyak 15 unit, gerobak souvenir sebanyak 10 unit, cool box sebanyak 50 unit, rombong motor 20 unit dan kemasan produk sebanyak 27 paket yang 1 (satu) paket terdiri dari 500 lembar kemasan, “ ungkapnya.

Bantuan yang diberikan tersebut berdasarkan data yang diterima dari hasil pembinaan kelapangan dan kemudian diseleksi oleh Disperindagko dan UKM Kota Pariaman. Kegiatan ini telah terlaksana pada Tahun 2019 dan penyerahan bantuan direncanakan pada Bulan februari 2020 lalu.

“Kita merencanakan penyerahan bantuan ini ada Bulan Februari lalu, namun karena adanya wabah covid-19, semua rencana dibatalkan dan hari ini baru bisa diberikan bantuan tersebut,” tambahnya.

Ia berharap semua pelaku UMKM di Kota Pariaman baik yang hari ini mendapatkan bantuan ataupun belum mendapatkan, tetap selalu berusaha dan hasilkan produk yang bagus dan ciptakan kemasan sekreatif mungkin dan membuat pembeli jadi tertarik sehingga UMKM di Kota Pariaman lebih maju dan perekonomian meningkat.(humas)

Touring Gabungan Dan Berbagi Bantuan Sosial Ala NR Sumbar – Riau

Pariaman,beritasumbar.com, Ratusan Motor Besar yang tergabung dalam Komunitas Nmaxs Riders (NR) Se-Sumbar dan Riau melaksanakan Touring Gabungan sekaligus Bhakti Sosial kepada Anak Panti Asuhan Tarusan .

Tour Gabungan yang dilaksanakan Hari Minggu, 5 Juli 2020 ke Mandeh Kabupaten Pesisir Sumatera Barat bukan hanya sekedar Touring Wisata, tetapi juga melakukan Aksi Solidaritas Kemanusiaan kepada Panti Asuhan Tarusan dengan memberikan Bantuan sebagai wujud nyata dari Program Nmaxs Riders sebagai Pemandu Wisata dan Peduli Sesama.

Kegiatan Tour Wisata Gabungan kali melibatkan 250 peserta yang cukup meriah dan dapat memberikan contoh teladan sebagai pelopor berkendara di jalan raya serta memberikan citra positif sebagai pemandu wisata.

Kehadiran NR ke Tempat Wisata Mandeh Tersebut cukup menyita perhatian masyarakat disamping disiplin cara berkendara juga penampilan Motor Nmax dengan berbagai gaya sehingga Komunitas Nmax semakin terdepan.

Komunitas Nmax dalam Touring Gabugan Sumbar Riau berangkat dari titik kumpul di Base Camps NR Kota Padang di By Pass dilepas dan diiringi Foreders Polisi dan Finist di Objek Wisata Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan.

Kemeriahan semakin terlihat dengan Ratusan Motor Nmaxs Member Peserta
NR Riau
NR Pekanbaru
NR Dumai
NR Duri
NR Kuansing
NR Pariaman
NR Kota Padang
NR Bukittinggi
NR Payakumbuh
NR Agam
NR Pagaruyung
NR Pesisir Selatan
NR Bareh solok
NR Solok Selatan
NR Sawahlunto
NR Sijunjung
NR Dharmasraya
NR Padang panjang
NR Pasaman Timur
NR Pasaman Barat

“Peserta Member Nmaxs Raider Selain memberikan bantuan Kemanusiaan kepada Panti Asuhan juga membagikan Masker secara Gratis kepada masyarakat guna mengantisipasi Pandemi Covid-19 dikawasan Wisata Mandeh tersebut”.

“Dalam kegiatam tersebut para peserta tetap Mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 dengan melakuka Distancing Sosial, Menjaga Kebersihan, dan memakai Masker selama Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) bukan lagi New Normal”ucap Kethar Nasrul. (Syamsul).