Sijago Merah Mengamuk Di Gudang Gas Dan Minyak Tanah

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Kamis 16/7 menjelang siang Warga Sawah talang Kelurahan napar Payakumbuh Utara dikagetkan dengan bubungan asap dan api yang membakar sebuah gudang penyimpanan Minyak tanah Dan LPG.

Api berkobar begitu cepat. Dan menurut warga sekitar sempat mendengar bunyi ledakan beberapa kali. Ada sekitar lima rumah dihajar sijago merah tersebut. Serta 2 unit kendaraan roda 4 dan 1 unit kendaraan roda dua ikut terbakar.

Dalam pemadaman api tim damkar menurunkan 10 unit armada pemadam. Itu dari kota Payakumbuh dan Kabupaten limapuluh Kota. Dengan dibantu damkar Agam. hal ini disampaikan Kasat Pol PP Kota Payakumbuh di lokasi kejadian kepada awak media.

Iya, selama dua jam lebih pemadaman api, belum semua api berhasil kita padamkan. Dari peristiwa ini, sekitar 6 rumah dan sejumlah kendaraan hangus.” Sebut Devitra didampingi Kabid Damkar Kota Payakumbuh, Budi Kurniawan.

Ia juga menambahkan, memang rumah tersebut juga merupakan gudang penyimpanan BBM jenis minyak tanah serta gas LPG. Pemilih rumah atau korban kebakaran bernama Mak Inar atau Mak Ineh (70)yang tinggal bersama menantunya(*)

 

Sijago Merah Mengamuk Di Belakang Olo Kota Padang

Padang,BeritaSumbar.com,-Sijago Merah mengamuk di kawasan belakang Olo Kota Padang Sumatera Barat, kebakaran hebat ini terjadi pada Selasa,(14/7) Sore,sekitar pukul 18:10 Wib.

Dalam kebakaran ini sedikitnya, 16 armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian untuk membantu proses pemadaman api. Kendala yang dialami damkar sulitnya memadamkan kobaran api di yang ada di dalam gudang.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Dedi Henidal, dalam gudang toko itu diduga terdapat bahan yang mengandung zat yang belum diketahui jenisnya dan kayaknya mudah terbakar. Sehingga, api sulit untuk untuk dipadamkan.

“Kami sudah minta bantuan umtuk memadamkan api yang sangat besar ini ke instasi lain Di kiri kanannya cat dan bahan yang berbahaya mudah terbakar,” kata Dedi di lokasi kejadian.

“Kesulitan karena barang terbakar ada zat yang tidak kami ketahui. Kami kerahkan 100 lebih personel dan mobil pemadam 16 unit,” ujar Dedi Henidal.

Sampai saat ini sekitar pukul 19:10 Wib kobaran api masih menyala di sebuah gudang. Tim gabungan pun dikerahkan seperti pihak kepolisian untuk mengamankan lokasi. Hal ini mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Diketahui, toko yang terbakar bernama Mandiri yang bergerak dalam penjualan peralatan pecah belah. Selain itu juga terdapat ruko yang diketahui bagian dari toko bangunan Hapdi.

Sampai saat ini Penyebab kebakaran masih belum diketahui kerugian diperkirakan ratusan hingga Miliaran rupiah.

“Berapa jumlah kerugian materi belum bisa dipastikan karena pemadam masih berjibaku memadamkan api yang masih menjalar, tapi kerugian pasti besar kawasan ini pergudangan dan banyak toko warga,”ujar salah seorang sopir Kendaraan Pemadam kebakaran d lokais kejadian.

Diprediksi kerugian materi sampai miliaran rupiah, karena kawasan Belakang Olo merupakan pusat grosir bermacam-macam kebutuhan masyarakat.(tim)

Dini Hari Rumah Warga Di Padang tongah Balai Nan Duo Dilahap Sijago Merah

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,- Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih, pada Selasa (30/6), pukul 04.15 Dini hari tadi telah terjadi peristiwa kebakaran yang menghanguskan 1 rumah warga di kelurahan Padang Tongah Balai Nan Duo Kecamatan Payakumbuh Barat.

Nel Nasmi (63) bersama keluarganya yang berjumlah 7 orang harus menghadapi musibah yang menghanguskan seluruh isi rumahnya, hanya dua motor yang bisa diselamatkan dari dalam rumah saat kejadian. Karena rumah yang dihuninya sebagian besar berbahan dasar papan, sehingga membuat api mudah membesar.

Saking besarnya si jago merah, rumah didekatnya juga sempat dilahap api, beruntung sebelum api merambat lebih jauh, petugas Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh yang datang dengan tangkas menjinakkan si jago merah dalam waktu kurang lebih satu jam.

Kasatpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh Devitra menceritakan berawal dari petugas yang menanggapi laporan dari masyarakat yang menelpon ke posko kalau ada kebakaran di Padang Tangah Balai Nan Duo.

“Kabid Damkar Budy Kurniawan melalui Kasi Ops Ahdion memerintahkan Danru 2 Azwardi untuk langsung ke lokasi bersama armada dan personil untuk melakukan pemadaman dan Penyelamatan. Kita menurunkan 3 unit kendaraan pemadam dan dibantu 2 kendaraan dari Kabupaten Limapuluh Kota,” ungkapnya.

“Mari hindari potensi adanya kebakaran dan segera laporkan kepada kami melalui nomor telepon (0752) 92913 apabila terjadi kebakaran. Hingga kini belum diketahui penyebab kebakaran ini, karena menurut info warga saat awal kebakaran lampu tetap hidup dan tidak mati,” ujarnya didampingi Kabid Damkar Budy Kurniawan dan Kasi Sarpras Dony Bahtiar.

Dinas Sosial Langsung Berikan Bantuan

Pemerintah Kota Payakumbuh segera mengambil langkah dengan langsung menyerahkan bantuan kepada 3 KK yang menjadi korban kebakaran di Kelurahan Padang Tongah Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat.

Penyerahan bantuan berupa alat masak, matras, selimut, perlengkapan dapur, perlengkapan bayi, dan logistik lainnya itu dilakukan Sekretaris Daerah Rida Ananda pada Selasa (30/6) siang. Turut mendampingi Kasatpol PP dan Damkar Devitra, Sekretaris Dinsos Doni Prayuda, Kabid Pemberdayaan Sosial Ance Alfiando, Kabid PRJS Friza Susanti, serta jajaran pemko lainnya.

“Ada 3 KK yang terkena dampak, semoga bantuan dari pemerintah ini dapat bermanfaat sebagai pengobat hati warga yang sedang dilanda musibah,” pesan Sekda.

Sekda juga berpesan kepada lurah agar bisa menggerakkan masyarakat dan perantau untuk saling membantu meringankan beban warga yang dirundung duka akibat musibah kebakaran ini.

“Kita berpesan kepada warga lainnya, selalu waspada dengan kebakaran yang bisa terjadi kapan saja, laporkan segera kepada petugas Damkar yang siaga 24 jam,” kata Sekda Rida. (Humas)