Pentingnya Metoda Edukasi Dalam Upaya Pencegahan covid-19 Ditengah Masyarakat Pada Masa New Normal

Padang,BeritaSumbar.com,-Memasuki era new normal, sebagian masyarakat beranggapan bahwa ancaman Covid-19 sudah tidak ditakuti.  Masyarakat sudah mulai melakukan aktivitas ekonomi dan sosial seperti biasanya. Bahkan saat sekarang masyarakat sudah tidak takut berada ditempat keramaian tanpa menggunakan masker dan tidak mengikuti protokol kesehatan yang telah disosialisasikan oleh pemerintah. Diketahui bahwa angka kasus baru pasien terinfeksi Covid 19 setiap hari semakin meningkat dengan kasus terbanyak berada dikota padang. Per tanggal 10 Juli 2020 diketahui adanya 6 kasus baru di Provinsi Sumatera Barat dan 75.000 kasus di Indonesia.

Adanya peningkatan kasus Covid-19 tersebut di Sumatera Barat khususya di kota Padang yaitu di wilayah kerja Puskesmas Kuranji Padang yaitu di Kelurahan Korong Gadang Padang sampai saat ini masih salah satu kasus terbanyak selain kelurahan-kelurahan yang ada di kota padang. Peningkatan kasus tersebut disebabkan kurangnya pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat terhadap penularan covid-19 dan juga keterbatasan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat  terhadap pengetahuan dalam upaya pencegahan Covid-19 juga menjadi kendala di tengah pandemi ini.

Oleh karena itu, sangat diperlukan sekali pemberian edukasi yang lebih mendalam kepada masyarakat. Untuk itu, kami tim dosen dari Fakultas Keperawatan Universitas Andalas yang terdiri dari Ns. Yuanita Ananda, M.Kep, Nelwati, S.Kp, MN, PhD, Ns. Zifriyanthi Minanda Putri, M.Kep dan Ns. Muthmainnah, M.Kep melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Cuci Tangan terkait Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji Padang.

Konsep edukasi dikemas secara berbeda dan menarik yaitu dengan menggunakan metode daring atau online kepada masyarakat. Hal ini dilakukan karena wilayah kerja Puskesmas Kuranji Padang merupakan zona merah, untuk menghindari kerumunan/ keramaian dan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan melakukan physical distancing.

Implementasi edukasi tersebut yaitu dengan cara memberikan link google form kepada masyarakat melalui WhatsApp Grup (WAG), kemudian masyarakat mengisi google form tersebut dengan metode pretest dan posttest. Metode pretest dan postes tersebut yaitu untuk mengukur pengetahuan masyarakat dalam upaya pencegahan Covid-19. Metode pretest adalah metode yang dilakukan saat awal untuk mengukur tingkat pengetahuan masyarakat dalam upaya pencegahan Covid-19. Selanjutnya, masyarakat diberikan edukasi melalui booklet yang dibuat semenarik mungkin dengan bahasa yang ringan yang mudah dipahami oleh masyarakat.

Materi edukasi ditekankan kepada pencegahan penularan yaitu dengan mencuci tangan lebih sering dengan sabun dan air setidaknya 20 detik atau menggunakan hand sanitizer. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dicuci. Jangan berjabat tangan dan hindari interaksi fisik dekat dengan orang yang memiliki gejala sakit. Tutupi mulut saat batuk dan bersin dengan lengan atas dan ketiak atau dengan tisu lalu langsung buang tisu ke tempat sampah dan segera cuci tangan. Segera mengganti baju/mandi sesampainya di rumah setelah berpergian. Bersihkan dan berikan desinfektan secara berkala pada benda- benda yang sering disentuh dan pada permukaan rumah dan perabot (meja, kursi, dan lain-lain), gagang pintu, dan lain-lain.

Setelah itu masyarakat akan mengisi link google form yang sama pada saat posttest untuk dapat mengetahui sejauh mana pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi melalui media booklet. Dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim dosen dapat disimpulkan bahwa metode yang digunakan dalam kegiatan ini sangat efektif karena dapat langsung mengetahui bagaimana peningkatan pengetahuan masyarakat yang dilihat dari nilai pre test dan post test.

Diakhir kegiatan edukasi, tim membagikan faceshildhand sanitizer dan booklet edukasi kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan Iptek Berbasis Dosen dan Masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Masyarakat. Edukasi ini dilakukan kepada 40 orang  masyarakat yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kuranji Padang khususnya di Kelurahan Korong Gadang Padang pada tanggal 17 dan 18 Juli 2020 mendatang. Diharapkan masyarakat yang mengikuti kegiatan ini dapat berbagi informasi (sharring) kepada masyarakat yang lain yang belum berkesempatan mengikuti kegiatan ini sehingga tindakan pencegahan terhadap Covid-19 dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh: YUANITA ANANDA
Dosen Fakultas Keperawatan Universitas Andalas