Riza Ungkap Perjalanan Diri Saat Webinar Dengan Anak Nagari Koto Nan Godang

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,—-Wali Kota Riza Falepi menjadi pembicara dalam diskusi Webinar Penguatan Karakter Anak Nagari Koto Nan Gadang Untuk Menghadapi Globalisasi Via Aplikasi Zoom di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Minggu (26/7).

Acara ini dipandu oleh Yon Refli Daniel, dengan narasumber lainnya DN Dt. Angguang Mangun Nan Putiah, serta dosen UNAND Prof. Dr. Yose Rizal, M.Sc Dt. Simarajo Nan Sati.

Dalam pemaparannya, Wako Riza menjelaskan dahulu beliau pernah bersekolah di sekolah yang tidak terkenal atau bukan sekolah favorit yaitu SDN 06 Tarok, kemudian dilanjutkan ke SMPN 1 Payakumbuh dan SMAN 3 Bukit sitabur sampai naik kelas dua, dan dilanjutkan di SMA N 13 Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Setelah bersekolah di Jakarta, persaingan untuk mendapat nilai yang bagus di SMA yang baru ternyata tidak segampang yang saya fikirkan,” jelas Riza.

Diceritakannya, waktu pertama Riza memulai bersekolah di SMA N 13 Tanjung periok, nilai yang dirinya dapatkan tidak memuaskan atau anjlok, karena ternyata di SMA tersebut banyak anak-anak yang pintar.

“Kemudian saya bertekad untuk belajar dengan giat dan bersungguh-sungguh agar nilai saya bisa bagus, dengan cara bergaul dengan teman yang pintar dan tidak malu untuk bertanya kepada mereka. Alhamdulliah buktinya saya berhasil ikut olimpiade matematika se Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat, saya dapat rangking 1,” terang Riza.

Lebih lanjut, setelah tamat SMA, Riza melanjutkan ke ITB dan setelah tamat kemudian bekerja di Aceh sebagai Direktur dan juga pernah berbisnis, kata Riza tidak mudah untuk meraih kesuksesan dalam berbisnis, pernah jatuh bangun dalam membangun bisnis, dan bahkan Riza pernah juga ditipu oleh rekan bisnis.

Dari pengamalan tersebut Wako Riza tidak patah semangat, terus melangkah kedepan dengan niat yang baik insyaallah akan mendapatkan hasil yang baik, alhamdulliah tahun 2011 dirinya dipercaya untuk menjadi Anggota DPD RI perwakilan Sumbar.

“Tiga tahun saya menjalankan tugas sebagai Anggota DPD RI, kemudian tokoh dari kampung saya Koto Nan Gadang, yaitu Dt. Bolang menemui saya dan mengatakan sudah saatnya untuk mengabdi untuk kampung halaman untuk menjadi Wali Kota,” katanya.

Akhirnya Riza dipercaya oleh masyarakat Payakumbuh untuk menjadi wali kota, bahkan sudah dua periode.

“Untuk itu dalam diskusi ini ini saya menyampaikan dan berpesan kepada kita semua, bahwa teruslah belajar dan selalu optimis dan fokus dalam bekerja, insyaallah kita akan mendapatkan hasil yang maksimal,” pungkas Riza. (Humas)

KMDM Gelar Webinar Dengan Tema Membangun Ekosistem Pemanfaatan IPTEK dengan Koperasi

Padang,BeritaSumbar.com,-Koperasi Mandiri Dan Merdeka (KMDM), hari ini Senin, 13 Juli 2020, mulai pukul 09.00 – 12.30, menyelenggarakan Seminar Online KMDM (SemOK) 2 dengan tema “Membangun Ekosistem Pemanfaatan IPTEK dengan Koperasi” bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas. Seminar yang diikuti oleh 140 orang Peserta dari berbagai daerah di Indonesia ini dimoderatori oleh Dr. Henny Herwina (Direktur KMDM Broadcasting Network/KBN) yang juga seorang Dosen Biologi di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), Universitas Andalas.

Dalam sambutan dan pembukaan oleh Rektor Universitas Andalas, Professor Dr. Yuliandri mengapresiasi kerja-kerja akademis yang dilakukan KMDM melalui seminar online untuk yang kedua kalinya tersebut. Selain itu, Rektor juga mengakui bahwa koperasi sebagaimana yang diselenggarakan KMDM juga mempunyai peran yang signifikan dalam menghadapi krisis selama pandemi Covid-19 ini. Rektor juga berharap KMDM dengan Pasar Rabu Tani (PRT) dan KBN menjadi model resiliensi bukan hanya di masa pandemi saja, namun juga di masa yang akan datang.

Dalam SemOK – 2 kali ini menghadirkan para narasumber yaitu Prof. Helmi sebagai Tim Ahli KMDM juga Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Selain itu juga Dr. Henmaidi, seorang Akademisi dari Fakultas Teknik di Universitas Andalas yang juga Konsultan di berbagai perusahaan, juga Master of Training pada Andalasian Character Educations.

Kemudian ada Eli Ratni, seorang Kandidat Doktor di Belanda yang selain Dosen di Fakultas Peternakan Universitas Andalas, adalah Direktur PRT KMDM. Narasumber yang tidak kalah hebatnya adalah Yose Hendra, M.Hum., seorang jurnalis berpengalaman di Sumatera Barat dan Nasional, juga seorang CEO di langgam.id.

Dalam SemOK – 2 ini, antusiasme Peserta sangat tinggi bahkan ada salah satunya yang menyatakan keterkejutannya ketika KMDM dan Universitas Andalas menyelenggarakan seminar nasional tentang koperasi. Hal itu diakuinya karena selama ini koperasi dianggap sebagai sesuatu yang sudah tidak populer lagi akibat penyelenggaraan yang buruk di masa lalu dan banyaknya permasalahan koperasi di negeri ini.

Dari 250-an peserta yang terdaftar, berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, dan juga berbagai instansi: koperasi, perguruan tinggi, lembaga pemerintahan daerah, bahkan juga pemerintahan pusat diantaranya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta para Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan di bawah Kementerian Koperasi dan UKM.

Mitra KKN-TD Mahasiswa IPB

Selain menyelenggarakan SemOK – 2, KMDM hari ini juga menghadiri undangan sosialisasi sebagai mitra pengabdian masyarakat para Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN – T) Domisili di Kota Padang. Dalam kegiatan tersebut, KMDM diwakili oleh Sekretarisnya yaitu Donny Eros yang juga seorang master film jebolan Universitas Essex Inggris dan Dosen di Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas.

Dalam acara sosialisasi tersebut, Eros memberikan sambutan sekaligus mempresentasikan mengenai PRT KMDM yang dalam konteks Tri Dharma Perguruan Tinggi bagi para Dosen adalah sebuah bentuk pengabdian kepada masyarakat berkelanjutan. Dalam penyampaiannya, Eros menjelaskan bahwa PRT KMDM tidak mungkin diselenggarakan tanpa adanya penelitian atau riset terlebih dahulu oleh para Akademisi dan pemanfaatan teknologi.

Ekosistem Pemanfaatan IPTEK Berbasis Koperasi.
Kedua kegiatan di atas yang diselenggarakan dalam waktu yang bersamaan membuktikan kerja-kerja simultan yang saling berhubungan dan mendukung oleh KMDM untuk terus mengkampanyekan perlu dan pentingnya berkoperasi baik secara teoritik maupun praktik. Selain itu, KMDM juga telah membuktikan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penyelenggaraan koperasi, serta pembangunan jejaring dan kerja sama dengan berbagai pihak.

Selain dengan pihak kampus yaitu Universitas Andalas dan Institut Pertanian Bogor, juga dengan masyarakat secara umum sebagai Produsen dan Konsumen PRT KMDM, para Mahasiswa, dan tentu saja lembaga pemerintahan yang memang bersedia dan berkomitmen untuk mendampingi Petani, Peternak, dan Produsen Kecil lainnya dalam wadah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan membangun serta mengembangkan koperasi di Indonesia. Kedua kegiatan tersebut juga menjadi bukti kontribusi KMDM dalam peringatan Hari Koperasi Nasional tahun 2020 ini dengan harapan bahwa koperasi benar-benar menjadi sokoguru ekonomi nasional sebagaimana pernah disampaikan Bapak Koperasi Indonesia Moh. Hatta.

Oleh: Virtuous Setyaka, Ketua KMDM, Dosen HI FISIP UNAND, Mahasiswa S3 FISIP UNPAD.

Webinar WUBI 2, Perkuat Silaturrahim dan Komitmen Sukses Bersama Pasca Pandemi

Padang,BeritaSumbar.com,-Wirausaha Bank Indonesia (WUBI 2) adalah sekelompok UMKM Sumatera Barat yang bergerak di berbagai jenis kegiatan usaha dan telah mendapatkan pembinaan sejak tahun 2016 yang lalu.

Rentannya gejolak Pandemi Covid-19 terhadap progres pengembangan usaha yang dilakukan oleh teman-teman WUBI 2, maka Webinar WUBI 2 ini bisa diinisiasi dalam rangka menemukan solusi tepat dalam mengembangkan sektor usaha, umumnya teruntuk bagi teman-teman pelaku usaha di Sumatera Barat, khususnya bagi rekan-rekan WUBI Sumbar.

Alhamdulillah, setelah lama tidak berjumpa, akhirnya bisa bertemu kembali bersama teman-teman WUBI 2, meskipun pertemuannya berlangsung secara virtual, Rabu (01/02).

Pertemuan ini adalah salah satu wujud bahwa semangat kebersamaan WUBI 2 masih terlihat, ungkap Iman selaku Ketua.

Acara yang berlangsung dari jam 20.15 ini, berakhir pada pukul 23.00, padahal semula agenda ini hanya direncanakan dengan durasi waktu 1 jam. Namun, antusiasnya teman-teman WUBI 2 dalam berbagi cerita, pengalaman semasa Pandemi, keluhan dan permasalahan yang bisa diselesaikan menjadi warna baru dalam penambah semangatnya diskusi yang dimoderatori oleh Khairul Zikri.

Alhamdulillah, tak disangka kita bisa bertemu secara virtual dalam kondisi seperti ini, ungkap teman-teman WUBI yang berhadir pada kesempatan itu.

Beberapa pembahasan yang mencuat apik dalam diskusi ini adalah seputar pembicaraan upaya yang bisa dilakukan WUBI 2 dalam rangka mewarnai aksi kolaborasi dalam memupuk sikap usaha yang lebih baik di masa mendatang.

Bahwa keragaman usaha yang dimiliki oleh teman-teman WUBI 2 merupakan sebuah potensi dan peluang besar jikalau bisa dikelola dalam semangat kolaborasi untuk maju bersama, jelas Iman.

Salah satu hasil diskusi yang terjadi pada malam lalu, memutuskan agar pertemuan virtual ini bisa dilakukan dengan intens dan dikelola dengan lebih baik lagi. Jika memungkinkan, ada materi-materi tertentu yang bisa kita dapatkan, tentunya dalam rangka mewujudkan nilai-nilai kebersamaan dalam WUBI 2 ini. Di samping itu, mungkin kegiatan ini juga bisa diagendakan secara rutin dan secara bergilir diberikan ruang khusus bagi teman-teman WUBI untuk menemukan materi yang cocok dan relevan dengan pengembangan masing-masing usaha yang tengah dilakukan, tambah Iman.

Alhamdulillah, dalam minggu selanjutnya, kita sudah menunjuk Ami sebagai moderator dalam agenda pertemuan selanjutnya dan bertanggungjawab menghubungi para pemateri yang sudah disepakati.

Insha Allah kegiatan ini, semoga menambah rasa kebersamaan kita antar sesama, sekaligus sebagai sarana dan ruang pembelajaran bagi kita semua.

Insha Allah, pertemuam selanjutnya, pasti bakalan seru, karena kita akan menghadirkan pemateri yang juga praktisi usaha yang kompeten di bidangnya. Tema yang akan diusung dalam pertemuam selanjutnya direncanakan adalah “Bangkit Pasca Pandemi, Strategi Pengembangan Usaha Pasca Pandemi Covid-19.

Semoga sarana ini bisa kita manfaatkan semaksimal mungkin, ujar Ketua. (khz)